KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE — Sebuah mobil ambulans yang kerap terlihat terparkir di halaman Gedung Instalasi Forensik RSUD Karawang diduga milik sebuah klinik tidak resmi alias bodong. Ambulans tersebut berlogo “Klinik Prima Sehat”, namun keberadaan klinik itu sendiri dipertanyakan.
Menurut informasi yang dihimpun, ambulans tersebut diduga milik Kepala Instalasi Forensik RSUD Karawang. Seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya menyebutkan bahwa keluarga pasien sering diarahkan untuk menggunakan ambulans tersebut.
“Informasinya, ambulans itu milik Kepala Instalasi Forensik. Keluarga pasien sering diminta menggunakan ambulans itu,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Klinik Prima Sehat, sebagaimana tertulis pada badan ambulans, disebut tidak memiliki alamat atau lokasi yang jelas.
“Kalau kliniknya saja tidak ada, bisa jadi ambulansnya juga tidak resmi alias bodong,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa pengumuman atau imbauan di Gedung Instalasi Forensik yang mengarahkan penggunaan ambulans Klinik Prima Sehat bukan berasal dari manajemen resmi RSUD Karawang.
Untuk menelusuri kebenaran informasi tersebut, tim redaksi melakukan investigasi lapangan. Dari pantauan di Gedung Instalasi Forensik RSUD Karawang pada pagi dan siang hari, tampak mobil ambulans bertuliskan Klinik Prima Sehat terparkir di sana.
Penelusuran kemudian dilakukan ke alamat yang tertera di badan ambulans, yaitu Ruko Arcadia, Galuh Mas Karawang. Namun menurut keterangan petugas keamanan setempat, tidak ditemukan klinik bernama Prima Sehat di lokasi tersebut.
“Tidak ada klinik Prima Sehat di sini, yang ada cuma klinik hewan,” ujar seorang petugas keamanan.
Pencarian berlanjut ke sebuah rumah kost bernama Primada di Desa Sukaharja, Kecamatan Telukjambe Timur. Lokasi ini disebut sebagai tempat parkir ambulans ketika tidak beroperasi di RSUD.
“Kadang-kadang ambulansnya ada di sini, tapi hari ini tidak ada. Biasanya standby di rumah sakit,” ujar seorang warga setempat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait termasuk RSUD Karawang maupun pemilik ambulans belum memberikan keterangan resmi.
(Jun@)

