Mon - Sat 8.00 - 17.00

Anggaran Bengkak, Askun Minta Inspektorat Periksa Videotron Diskominfo

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ID – Pengadaan videotron senilai Rp1,8 miliar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Karawang kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah tokoh masyarakat, termasuk kalangan praktisi hukum, menilai anggaran tersebut terlalu besar dan menyimpan dugaan adanya mark-up oleh oknum pejabat.

Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Karawang, Asep Agustian SH MH, kembali angkat bicara. Pria yang akrab disapa Askun ini mendorong Inspektorat Kabupaten Karawang untuk melakukan pemeriksaan khusus (riksus) atas pengadaan proyek tersebut, meski saat ini belum rampung dan belum diuji coba.

“Inspektorat seharusnya bisa turun tangan untuk melakukan riksus. Walaupun belum selesai, dugaan pemborosan anggaran sudah sangat kuat. Apalagi saat ini pemerintah sedang gencar melakukan efisiensi, tapi justru terjadi penghamburan dana hanya untuk media informasi seperti videotron,” ujar Askun kepada delik.co.id, Senin (21/7/2025).

Berita Lainnya  Isu Keuntungan SPPG Disorot, BGN: Realitas Investasi Tak Sesederhana Narasi Viral  

Ia juga menyoroti keberadaan tiang videotron yang memakan badan jalan serta minimnya kelengkapan fasilitas seperti CCTV.

Lebih lanjut, Askun menilai, anggaran yang digelontorkan terlalu tinggi dan tidak sebanding dengan kualitas yang dihasilkan. Ia menyebut, ada perusahaan lain yang bisa mengerjakan proyek serupa dengan nilai lebih rendah, mulai dari Rp900 juta hingga Rp1,2 miliar.

“Perlu ditelusuri juga spesifikasi teknisnya, terutama resolusi piksel yang digunakan. Jika sampai menggunakan piksel 10, ini sangat keterlaluan. Maka saya minta Inspektorat segera lakukan riksus dan jangan dulu dilakukan pembayaran sisa proyek. Dugaan keterlibatan oknum APH (Aparat Penegak Hukum) juga harus diusut. Siapapun dia, tidak boleh ada pekerjaan yang berlindung di balik beking,” tegasnya.

Berita Lainnya  Bupati Karawang Dampingi Kapolda Jabar Tinjau Pangan Murah Ramadan

Ia juga meminta Bupati Karawang turun tangan dan memerintahkan Diskominfo memberikan penjelasan kepada publik.

“Kadiskominfo dan jajarannya harus bertanggung jawab, jangan malah menghindar dari jurnalis yang ingin meminta klarifikasi,” pungkasnya.

(Red)

Bagikan Artikel

TAG POPULER

SEPUTAR INDUSTRI

NASIONAL

POLITIK

Warga Perumahan Citra Kebun Mas (CKM) sambut dengan antusias kedatangan Calon wakil bupati Gina Fadila Swara dalam rangka sosialisasi visi-misi Acep-Gina.

KARAWANG || BERITAINDUSTRI.ONLINE - Kordinator Dapil VI Pemenangan Acep-Gina, Dedy Indra Setiawan mengungkapkan, hari ini pihaknya bersama teh gina berkampanye di perumahan Citra...

Tim Kuasa Hukum Acep -Gina soroti Baliho Petahana yang Masih Terpasang di Kantor Pemerintahan Agar di Turun kan !!

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | Menanggapi masih banyaknya baliho bergambar calon Bupati Karawang yang masih terpasang di setiap kantor pemerintahan dan bilboard di sorot Ketua Tim...

Semakin Terdepan, Acep-Gina di Rekomendasi Partai Gerindra Maju Pilkada 2024 Karawang

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | Setelah mendapatkan restu dari Partai Demokrat, Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang, Acep Jamhuri dan Gina Fadila Swara kembali...

UTAK ATIK Pilkada Karawang bersama Teh Celli dan Pesan Mendalam Untuk Pemimpin Selanjutnya

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | bertajuk diskusi publik dengan tema UTAK ATIK Pilkada Karawang tahun 2024 yang akan di laksanakan serentak pada 27 November...

Top News

INDEKS

DAERAH

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

TRENDING

KETENAGAKERJAAN

Komunitas

Pemerintahan

BERITA LAINNYA