Mon - Sat 8.00 - 17.00

Askun Bongkar Dugaan Penyimpangan Proyek Median Jalan DLHK Karawang: “APH Harus Turun Tangan!”

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ID – Klarifikasi yang disampaikan Kepala Bidang Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang, Dede Pram, terkait proyek penataan median jalan Interchange Karawang Barat, justru memantik reaksi keras dari tokoh masyarakat sekaligus pengacara senior, Asep Agustian.

Asep menilai proyek tersebut bukan hanya berpotensi menjadi pemborosan anggaran, tetapi juga sarat penyimpangan. Ia bahkan secara terang-terangan menduga adanya praktik “pinjam bendera” perusahaan dalam pelaksanaan proyek itu.

“Patut dicurigai, si pelaksana proyek itu perusahaannya hanya pinjaman. Ada yang aneh dalam prosesnya,” tegas Asep saat ditemui di kantornya, Ruko Galuh Mas Karawang, Kamis (11/9) siang.

Berita Lainnya  SPPG Jatimulya Tambun Selatan 018 Perkuat Implementasi Program Pemenuhan Gizi Presiden Prabowo, Serap 47 Relawan

Soroti Perencanaan dan Transparansi Anggaran

Asep mempertanyakan dasar penganggaran serta transparansi penggunaan material proyek, terutama terkait pembelian sekam dalam jumlah besar. Menurutnya, DLHK terkesan tidak memiliki perencanaan matang dan gegabah dalam melaksanakan proyek yang menyentuh ruang publik.

“Ini bukan sekadar proyek taman. Ini menyangkut uang rakyat. Kalau seperti ini, jelas ada indikasi penyalahgunaan anggaran,” tandasnya.

Desak APH Turun Tangan

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Askun itu mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh.

“Buat saya, ini pemborosan yang wajib disikapi serius. APH harus turun tangan. Jangan sampai DLHK merasa kebal hukum!” ujar Asep lantang.

Berita Lainnya  SPPG Jatimulya Tambun Selatan 018 Perkuat Implementasi Program Pemenuhan Gizi Presiden Prabowo, Serap 47 Relawan

Sindiran Tajam: Efisiensi Tak Berlaku untuk DLHK?

Asep juga menyindir tajam prinsip efisiensi yang seolah tidak berlaku di tubuh DLHK. Ia membandingkan dengan langkah Kesbangpol Karawang yang berani memangkas dana hibah untuk LSM dan Ormas demi efisiensi.

“Kesbangpol saja bisa memangkas anggaran hibah untuk organisasi. Tapi DLHK malah terkesan ‘menghambur-hamburkan’ uang untuk proyek yang tak begitu penting? Ini bisa menimbulkan persepsi negatif di mata publik,” sindirnya.

(Red)

Bagikan Artikel

TAG POPULER

SEPUTAR INDUSTRI

NASIONAL

POLITIK

Warga Perumahan Citra Kebun Mas (CKM) sambut dengan antusias kedatangan Calon wakil bupati Gina Fadila Swara dalam rangka sosialisasi visi-misi Acep-Gina.

KARAWANG || BERITAINDUSTRI.ONLINE - Kordinator Dapil VI Pemenangan Acep-Gina, Dedy Indra Setiawan mengungkapkan, hari ini pihaknya bersama teh gina berkampanye di perumahan Citra...

Tim Kuasa Hukum Acep -Gina soroti Baliho Petahana yang Masih Terpasang di Kantor Pemerintahan Agar di Turun kan !!

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | Menanggapi masih banyaknya baliho bergambar calon Bupati Karawang yang masih terpasang di setiap kantor pemerintahan dan bilboard di sorot Ketua Tim...

Semakin Terdepan, Acep-Gina di Rekomendasi Partai Gerindra Maju Pilkada 2024 Karawang

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | Setelah mendapatkan restu dari Partai Demokrat, Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang, Acep Jamhuri dan Gina Fadila Swara kembali...

UTAK ATIK Pilkada Karawang bersama Teh Celli dan Pesan Mendalam Untuk Pemimpin Selanjutnya

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | bertajuk diskusi publik dengan tema UTAK ATIK Pilkada Karawang tahun 2024 yang akan di laksanakan serentak pada 27 November...

Top News

INDEKS

DAERAH

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

TRENDING

KETENAGAKERJAAN

Komunitas

Pemerintahan

BERITA LAINNYA