Mon - Sat 8.00 - 17.00

Askun: Pungli Proyek PUPR Karawang Sudah Jadi Budaya, Bupati Harus Bertindak

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ID– Dugaan pungutan liar (pungli) di proyek Dinas PUPR Karawang kembali mencuat ke publik.
Praktik ini disebut-sebut sudah menjadi rahasia umum dan berlangsung selama bertahun-tahun, terutama di Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Karawang.

Seorang pemborong yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, setiap kali ingin mendapatkan jatah proyek, para pemborong wajib menyetor “uang fee” sebesar 10% hingga 15% dari nilai kontrak. Dugaan pungli tersebut dikabarkan dikoordinir oleh seorang Tenaga Harian Lepas (THL) berinisial MY.

Tidak berhenti di situ, pemborong juga harus membayar biaya tanda tangan Berita Acara (BA) yang nilainya bervariasi: mulai dari Rp50 ribu hingga Rp100 ribu di tingkat kepala seksi, dan mencapai Rp300 ribu di tingkat kepala bidang. Jika diakumulasikan, jumlahnya bisa mencapai jutaan rupiah sebelum proses penandatanganan BA rampung.

Berita Lainnya  SPPG Jatimulya Tambun Selatan 018 Perkuat Implementasi Program Pemenuhan Gizi Presiden Prabowo, Serap 47 Relawan

Selain itu, ada pula beban biaya pengawasan proyek sebesar Rp3 juta yang disetorkan kepada seorang pejabat berinisial DM. Meski memberatkan, praktik ini dianggap “lumrah” dan menjadi budaya tak tertulis yang harus diikuti pemborong demi memperoleh proyek.

Praktisi Hukum Soroti Dampak Pungli

Menyikapi persoalan ini, Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan Asep Agustian, SH., MH., menegaskan bahwa pungli jatah proyek di Dinas PUPR Karawang sudah menjadi rahasia umum. Menurutnya, hal ini menjadi salah satu faktor turunnya kualitas pengerjaan proyek.

“Keuntungan maksimal pemborong hanya sekitar 10%, tapi karena banyaknya pungli, kualitas pengerjaan proyek jadi menurun. Ini kondisi serba salah bagi pemborong, wajar kalau mereka menjerit,” ujarnya, Sabtu (9/8/2025).

Berita Lainnya  SPPG Jatimulya Tambun Selatan 018 Perkuat Implementasi Program Pemenuhan Gizi Presiden Prabowo, Serap 47 Relawan

Askun—sapaan akrabnya—meminta Bupati Karawang mengevaluasi sistem administrasi proyek di semua dinas, khususnya Dinas PUPR. Ia menekankan, anggaran pengawasan proyek sebesar Rp3 juta seharusnya dimasukkan ke dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB), bukan dibebankan kepada pemborong.

“Di daerah lain, anggaran pengawasan sudah masuk ke RAB. Saya yakin Pak Bupati paham soal ini, apalagi beliau juga seorang pengusaha,” kata Askun.

Peringatan untuk Oknum Pejabat

Askun juga mengingatkan oknum pejabat di Dinas PUPR Karawang agar tidak menjual nama LSM atau wartawan untuk membenarkan pungli.
“Banyak oknum yang mengatasnamakan LSM atau wartawan, katanya buat ‘jatah rokok’ supaya proyek tidak gaduh. Benar atau tidaknya, saya serahkan ke publik untuk menilai,” ujarnya.

Berita Lainnya  SPPG Jatimulya Tambun Selatan 018 Perkuat Implementasi Program Pemenuhan Gizi Presiden Prabowo, Serap 47 Relawan

Ia menegaskan, dugaan pungli ini jelas tidak masuk dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan berpotensi menjadi persoalan hukum di kemudian hari.

“Untuk oknum berinisial MY dan DM, saya ingatkan: kalau terus seperti ini, suatu saat pasti akan berurusan dengan hukum,” tandas Askun.

(Red)

Bagikan Artikel

TAG POPULER

SEPUTAR INDUSTRI

NASIONAL

POLITIK

Warga Perumahan Citra Kebun Mas (CKM) sambut dengan antusias kedatangan Calon wakil bupati Gina Fadila Swara dalam rangka sosialisasi visi-misi Acep-Gina.

KARAWANG || BERITAINDUSTRI.ONLINE - Kordinator Dapil VI Pemenangan Acep-Gina, Dedy Indra Setiawan mengungkapkan, hari ini pihaknya bersama teh gina berkampanye di perumahan Citra...

Tim Kuasa Hukum Acep -Gina soroti Baliho Petahana yang Masih Terpasang di Kantor Pemerintahan Agar di Turun kan !!

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | Menanggapi masih banyaknya baliho bergambar calon Bupati Karawang yang masih terpasang di setiap kantor pemerintahan dan bilboard di sorot Ketua Tim...

Semakin Terdepan, Acep-Gina di Rekomendasi Partai Gerindra Maju Pilkada 2024 Karawang

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | Setelah mendapatkan restu dari Partai Demokrat, Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang, Acep Jamhuri dan Gina Fadila Swara kembali...

UTAK ATIK Pilkada Karawang bersama Teh Celli dan Pesan Mendalam Untuk Pemimpin Selanjutnya

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | bertajuk diskusi publik dengan tema UTAK ATIK Pilkada Karawang tahun 2024 yang akan di laksanakan serentak pada 27 November...

Top News

INDEKS

DAERAH

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

TRENDING

KETENAGAKERJAAN

Komunitas

Pemerintahan

BERITA LAINNYA