KARAWANG, BERITAINDUSTRI.ID – Pengamanan arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Karawang diperkuat dengan pengerahan sebanyak 1.756 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, serta berbagai instansi terkait dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2026. Pengamanan tersebut ditandai dengan pelaksanaan apel gelar pasukan yang digelar di halaman Mapolres Karawang, Kamis (12/3/2026).
Apel tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran kepolisian, TNI, pemerintah daerah, serta berbagai instansi yang terlibat dalam pengamanan arus mudik Lebaran tahun ini.
Kapolres Karawang, AKBP Fiki N. Ardiansyah, mengatakan bahwa Operasi Ketupat Lodaya merupakan agenda tahunan yang bertujuan memastikan keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus lalu lintas selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Menurutnya, pada pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 ini, Polres Karawang bersama unsur terkait telah menyiapkan ribuan personel yang akan disiagakan di berbagai titik strategis di wilayah Kabupaten Karawang.
“Total personel yang kita turunkan dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026 ini sebanyak lebih dari 1.756 personel gabungan. Personel tersebut terdiri dari 785 personel Polres Karawang, 165 personel dari TNI, serta sekitar 806 personel dari berbagai instansi terkait,” ujar Kapolres Karawang.
Ia menjelaskan bahwa personel dari instansi terkait tersebut berasal dari berbagai unsur, di antaranya Kodim, Subdenpom, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran, Palang Merah Indonesia (PMI), serta berbagai elemen masyarakat yang turut berpartisipasi dalam mendukung pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran.
Kapolres menambahkan bahwa Operasi Ketupat Lodaya 2026 akan berlangsung selama 13 hari, yakni mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Selama periode tersebut, aparat gabungan akan fokus melakukan pengamanan di jalur-jalur utama mudik, kawasan rawan kemacetan, pusat keramaian, pusat perbelanjaan, terminal, serta lokasi-lokasi yang berpotensi menimbulkan kepadatan arus kendaraan.
Sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, Polres Karawang juga telah menyiapkan sejumlah pos pengamanan, pos pelayanan, serta pos terpadu yang akan beroperasi selama pelaksanaan operasi berlangsung.
“Kami telah menyiapkan 17 pos pengamanan yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Karawang. Pos-pos ini akan menjadi titik pengawasan serta pengendalian arus lalu lintas selama masa mudik dan arus balik,” jelasnya.
Selain pos pengamanan, Polres Karawang juga menyediakan empat pos pelayanan yang berada di lokasi strategis jalur mudik, yaitu di Rest Area KM 57, Rest Area KM 62, Rest Area KM 42, serta Bundaran Ciplaz Karawang.
Pos pelayanan tersebut akan memberikan berbagai layanan kepada para pemudik, seperti tempat istirahat sementara, layanan kesehatan, informasi lalu lintas, serta bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan selama perjalanan mudik.
“Kemudian kami juga menyiapkan satu pos terpadu yang ditempatkan di kawasan Galuhmas Karawang. Pos terpadu ini akan menjadi pusat koordinasi lintas instansi dalam pelaksanaan pengamanan arus mudik sekaligus menjadi tempat pelayanan terpadu bagi masyarakat,” tambah Kapolres.
Selain pengamanan lalu lintas dan pelayanan kepada pemudik, Polres Karawang juga menghadirkan inovasi layanan berupa penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang hendak melaksanakan mudik Lebaran.
Kapolres menjelaskan bahwa layanan tersebut disediakan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus untuk memberikan rasa aman bagi warga yang meninggalkan rumah selama beberapa hari.
“Kami membuka layanan penitipan kendaraan secara gratis bagi masyarakat yang akan mudik Lebaran. Kendaraan dapat dititipkan di Mapolres Karawang maupun di kantor Polsek yang tersebar di wilayah Kabupaten Karawang,” ujarnya.
Dengan adanya layanan tersebut, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir terhadap keamanan kendaraan yang ditinggalkan di rumah selama menjalani perjalanan mudik.
Sementara itu, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kesiapan jajaran Polres Karawang, TNI, serta seluruh instansi yang terlibat dalam pengamanan mudik Lebaran tahun ini.
Menurutnya, sinergi dan koordinasi antara aparat keamanan dan pemerintah daerah sangat penting untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan lancar.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Karawang, kami mengapresiasi kesiapan Polres Karawang, TNI, dan seluruh unsur yang terlibat dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026. Kerja sama ini sangat penting untuk menjaga keamanan serta kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran di Karawang,” ujar Bupati Aep.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga keselamatan selama perjalanan, serta memanfaatkan fasilitas pelayanan yang telah disediakan oleh aparat di berbagai titik pos pengamanan dan pos pelayanan.
Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat berpartisipasi menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan selama periode mudik Lebaran, termasuk dengan memastikan rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan.
Dengan dukungan personel gabungan yang besar serta kesiapan berbagai fasilitas pelayanan bagi pemudik, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Kabupaten Karawang dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga dengan penuh rasa aman dan nyaman.
(Emed Tarmedi)

