KARAWANG, BERITAINDUSTRI.ID – Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Sabtu, 22 November 2025, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, SE menyampaikan kepeduliannya atas kasus perundungan yang menimpa SL (314), seorang pelajar yang menjadi korban kekerasan di sekolah. Usai unggahan tersebut, Bupati langsung mengunjungi SL untuk memastikan kondisi kesehatan dan psikologisnya.
Dalam kunjungan itu, Bupati memastikan kondisi fisik SL dalam keadaan baik setelah hasil rontgen menunjukkan tulangnya normal. Namun secara psikologis, SL masih mengalami trauma dan belum mampu berkomunikasi.
Pemerintah Kabupaten Karawang memastikan akan memberikan pendampingan lanjutan melalui psikiater RSUD Karawang guna membantu pemulihan trauma yang dialami korban.
“Ananda SL masih mengalami trauma. Setelah proses penyembuhan, ia akan mendapatkan pendampingan psikiater dari RSUD Karawang agar bisa pulih secara utuh,” ujar Bupati Aep.
Bupati juga menegaskan bahwa langkah tegas akan diambil dengan memanggil Kepala Sekolah serta Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Kadisdikpora) pada Senin mendatang untuk dimintai keterangan. Ia meminta pihak sekolah meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap seluruh peserta didik agar kejadian serupa tidak terulang.
“Saya akan memanggil Kepala Sekolah dan Kadisdikpora untuk meminta klarifikasi dan memastikan kejadian seperti ini tidak terulang. Sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi seluruh anak,” tegasnya.
Bupati menegaskan kembali komitmennya bahwa Karawang harus menjadi Kabupaten Ramah Anak, tempat setiap anak merasa aman, dihargai, dan mendapatkan lingkungan belajar yang sehat serta bebas dari kekerasan.
“Perundungan tidak boleh terjadi di Karawang. Ini tanggung jawab kita semua,” tutupnya.
(Emed Tarmedi)

