KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE – Rumah Sakit Fikri Medika, salah satu rumah sakit swasta di Karawang, menjadi sorotan publik usai diduga melakukan malapraktik terhadap pasien bernama Kintan Juniasari, seorang karyawan PT Chang Sin Indonesia. Kintan meninggal dunia usai menjalani operasi di rumah sakit tersebut.
Sebelumnya, Kintan mengalami kecelakaan kerja akibat mesin di area produksi yang kerap mengalami gangguan. Insiden tersebut menyebabkan tulang jarinya remuk atau patah sehingga membutuhkan penanganan medis segera.
Peristiwa ini kemudian menjadi viral di media sosial. Berdasarkan informasi dari beberapa rekan kerja yang turut mengantarkan korban ke rumah sakit, Kintan masih dalam kondisi sadar dan sehat saat tiba di RS Fikri Medika.
Tim media Beritaindustri telah mencoba mengonfirmasi dugaan malapraktik ini. Namun saat ditemui pada Kamis (17/04/2025), pihak rumah sakit melalui resepsionis menyampaikan bahwa diperlukan surat tugas untuk melakukan wawancara.
“Maaf Pak, sebelumnya apakah sudah ada janji? Kalau belum, Bapak harus membawa surat tugas,” ujar resepsionis singkat.
Pada Selasa (22/04/2025), tim media kembali mendatangi RS Fikri Medika dengan membawa surat tugas yang diminta. Namun, jawaban yang diterima masih sama. Pihak resepsionis menyatakan bahwa manajemen sedang sibuk dan tidak dapat ditemui.
“Manajemen sedang sibuk dan belum bisa ditemui. Silakan kembali lain waktu atau hubungi nomor hotline yang tertera pada lembar informasi,” jelas resepsionis tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak rumah sakit belum memberikan klarifikasi resmi atas dugaan malapraktik tersebut.

