JAKARTA, BERITAINDUSTRI.ID – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menyatakan apresiasinya atas langkah pemerintah yang baru saja meluncurkan 8 Program Paket Kebijakan Ekonomi 2025. Paket kebijakan ini dinilai sebagai upaya cepat dan strategis untuk memperkuat daya tahan ekonomi nasional sekaligus memperluas peluang bagi pelaku UMKM, generasi muda, serta sektor riil agar dapat berkembang lebih pesat.
Sekretaris Jenderal BPP HIPMI, Dr. Anggawira, menegaskan bahwa dunia usaha menyambut baik terobosan tersebut di tengah tantangan global dan ancaman perlambatan ekonomi. Ia menyebut sejumlah program yang diluncurkan pemerintah sangat relevan dengan kebutuhan pelaku usaha muda maupun UMKM.
“Program magang fresh graduate dengan skema link-and-match industri, misalnya, bisa menjadi solusi untuk mengurangi pengangguran terdidik sekaligus menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia kerja,” ujar Anggawira, Senin (15/9/2025).
Selain itu, insentif berupa keringanan pajak di sektor pariwisata dan F\&B diyakini mampu mendongkrak konsumsi domestik serta memperkuat daya saing. Pemerintah juga memberikan dukungan pangan dan perlindungan sosial bagi pekerja bukan penerima upah, termasuk driver online, yang dinilai HIPMI sebagai bentuk keberpihakan pada kelompok rentan.
Di bidang investasi, deregulasi dan integrasi Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) digital ke dalam OSS dianggap sebagai langkah penting untuk mempercepat perizinan usaha, sehingga mempermudah pengusaha muda dalam memulai maupun mengembangkan bisnisnya.
Meski menyambut positif, HIPMI mengingatkan bahwa kunci keberhasilan kebijakan tersebut terletak pada implementasi di lapangan. Koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah harus berjalan konsisten, dengan pendampingan serta edukasi bagi UMKM dan pekerja digital agar fasilitas yang disediakan dapat dimanfaatkan secara optimal.
HIPMI juga mendorong adanya evaluasi berkala serta komunikasi terbuka dengan pelaku usaha guna mengantisipasi hambatan. Anggawira menekankan, manfaat kebijakan ini harus dapat dirasakan secara merata, tidak hanya terkonsentrasi di kota besar, tetapi juga menjangkau daerah-daerah.
Sebagai mitra strategis pemerintah, HIPMI menegaskan komitmennya untuk ikut mengawal implementasi kebijakan ini. Organisasi pengusaha muda tersebut siap menghadirkan masukan dari dunia usaha, memperkuat ekosistem kewirausahaan, dan memastikan kebijakan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
(Emed Tarmedi)

