KARAWANG, BERITAINDUSTRI.ID – Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar penyambutan resmi kedatangan personel Batalyon Infanteri (Yonif) TP 941/Sangga Buana Brigif 15/Kujang II Kodam III/Siliwangi yang berlangsung di Aula Husni Hamid, Karawang, Selasa (17/03/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor demi menjaga stabilitas keamanan dan ketahanan wilayah di Kabupaten Karawang.
Acara penyambutan tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karawang, Wakil Bupati Karawang, Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, serta jajaran pejabat daerah lainnya. Suasana berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, mencerminkan semangat kebersamaan antara pemerintah daerah, aparat TNI, dan seluruh elemen masyarakat.
Kehadiran Yonif TP 941/Sangga Buana di Karawang merupakan bagian dari strategi penguatan pertahanan wilayah yang terintegrasi, sekaligus sebagai langkah konkret dalam mendukung kebijakan nasional di bidang pertahanan dan keamanan. Dari total 546 personel yang tergabung dalam batalyon tersebut, sebanyak 11 prajurit merupakan putra asli daerah Karawang, yang diharapkan mampu menjadi jembatan kedekatan antara TNI dan masyarakat setempat.
Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut, terlebih karena dilaksanakan di bulan suci Ramadan yang penuh berkah. Ia menilai kehadiran Yonif TP 941/Sangga Buana sebagai tambahan kekuatan strategis dalam menjaga keamanan daerah.
“Karawang kini tidak hanya memiliki Yonif 305/Tengkorak, tetapi juga Yonif TP 941/Sangga Buana. Ini merupakan kekuatan baru yang akan semakin memperkokoh stabilitas dan keamanan wilayah,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen untuk mendukung kebutuhan dasar dan kesejahteraan para prajurit. Dukungan tersebut tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur penunjang, seperti penyediaan saluran air dan fasilitas lainnya guna memastikan kenyamanan personel dalam menjalankan tugasnya.
Menurutnya, keberadaan Yonif TP 941/Sangga Buana di Karawang tidak hanya sebagai kekuatan pertahanan semata, tetapi juga diharapkan mampu berperan aktif dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, serta menjadi bagian dari Forkopimda dalam menjaga kondusivitas daerah.
“Selamat datang keluarga besar TP Sangga Buana. Karawang adalah pangkal perjuangan, dan visi kami adalah mewujudkan Karawang yang maju melalui sinergitas dan kerja sama seluruh elemen,” tambahnya.
Sementara itu, Komandan Yonif TP 941/Sangga Buana dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Karawang dan seluruh unsur Forkopimda atas sambutan yang hangat dan penuh penghormatan. Ia mengungkapkan rasa bangga atas penyambutan yang sarat dengan nilai budaya lokal, seperti pemberian selempang batik Karawang dan ikat Sunda sebagai simbol penerimaan.
“Kami merasa terhormat dan bangga atas sambutan yang diberikan. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Yonif TP 941/Sangga Buana di Karawang bukan menjadi beban, melainkan bagian dari satu kesatuan yang siap bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa untuk sementara waktu, para prajurit akan menempati Lapangan Bola Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan, sambil menunggu kesiapan fasilitas yang lebih permanen. Penempatan ini dilakukan sebagai bagian dari proses adaptasi awal sekaligus memperkenalkan keberadaan batalyon kepada masyarakat sekitar.
Kehadiran Yonif TP 941/Sangga Buana diharapkan dapat memberikan dampak positif yang luas, tidak hanya dalam aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga dalam mendukung stabilitas sosial, memperkuat rasa aman masyarakat, serta meningkatkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi yang terus terjalin, Kabupaten Karawang diharapkan semakin kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan, serta mampu mewujudkan wilayah yang aman, kondusif, dan berdaya saing tinggi.
(Emed Tarmedi)

