Mon - Sat 8.00 - 17.00

Prabowo Beri Bintang Jasa kepada Kepala BGN dan Wakapolri, Target 1.500 SPPG 2026  

JAKARTA, BERITAINDUSTRI.ID –  Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menganugerahkan tanda kehormatan negara kepada sejumlah pejabat negara dan aparat kepolisian dalam rangkaian acara peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri serta Gudang Ketahanan Pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).

Penganugerahan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 12 dan 13/TK/2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Jasa dan Satyalancana Wira Karya. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi negara atas jasa besar dan kontribusi nyata para penerima dalam bidang yang berdampak langsung terhadap keselamatan, kesejahteraan, serta kemajuan bangsa dan negara.

Dalam amanat yang dibacakan Sekretaris Militer Presiden, ditegaskan bahwa tanda kehormatan ini merupakan pengakuan atas dedikasi, integritas, serta pengabdian yang berkelanjutan dalam mendukung agenda strategis nasional, khususnya di bidang pemenuhan gizi, ketahanan pangan, dan penguatan pelayanan publik

Presiden menganugerahkan Bintang Jasa Utama kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, atas peran sentralnya dalam merumuskan dan mengakselerasi kebijakan pemenuhan gizi nasional melalui program-program terintegrasi yang menjangkau masyarakat luas.

Berita Lainnya  Karawang Maju: Refleksi Setahun Aep–Maslani dan Komitmen Lanjutkan Perbaikan Pembangunan.  

Selanjutnya, Bintang Jasa Pratama diberikan kepada:

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Dedi Prasetyo

Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya

Adapun Bintang Jasa Nararya dianugerahkan kepada Irwasum Polri, Wahyu Widada, atas kontribusinya dalam penguatan tata kelola dan pengawasan internal yang mendukung efektivitas program strategis nasional.

Sementara itu, penghargaan Satyalancana Wira Karya diberikan kepada:

Kapolda Metro Jaya Asep Edy Suheri

Kapolda Sumatera Utara Wisnu Hermawan

Zaini Sidi, pelaku usaha perikanan yang dinilai berkontribusi dalam penguatan ketahanan pangan nasional.

Peresmian SPPG Polri merupakan bagian dari dukungan institusional terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, menyampaikan bahwa Polri menargetkan pembangunan hingga 1.500 SPPG di seluruh Indonesia pada tahun 2026. Target tersebut merupakan kelanjutan dari komitmen Polri dalam memperluas akses masyarakat terhadap makanan bergizi, khususnya bagi kelompok rentan dan masyarakat berpenghasilan rendah.

Berita Lainnya  Kwarcab Karawang Gelar Rakor dan Buka Bersama, Kak Aep Titip Pesan untuk Kepengurusan Mendatang  

Saat ini, Polri telah memiliki total 1.179 SPPG dan 18 gudang ketahanan pangan yang tersebar di berbagai daerah. Rinciannya meliputi:

411 SPPG telah beroperasi,

162 dalam tahap persiapan operasional,

499 dalam tahap pembangunan dan ditargetkan rampung pada Maret 2026,

107 dalam tahap peletakan batu pertama (groundbreaking).

 

Apabila seluruh fasilitas tersebut telah beroperasi, program ini diproyeksikan mampu menjangkau hingga 2.947.500 penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Dalam berbagai kesempatan, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemenuhan gizi masyarakat bukan sekadar program bantuan sosial, melainkan investasi jangka panjang dalam pembangunan manusia Indonesia.

Program MBG dan SPPG dirancang tidak hanya untuk menurunkan angka kekurangan gizi dan stunting, tetapi juga untuk:

Berita Lainnya  Kunjungan Dua Menteri Tegaskan Komitmen Reformasi Data Sosial di Karawang

 

Memperkuat daya saing generasi muda,

Mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pelibatan UMKM dan petani lokal,

Menggerakkan rantai pasok pangan nasional,

Serta memperkuat stabilitas sosial melalui pemerataan akses pangan bergizi.

 

Sinergi antara pemerintah pusat, lembaga teknis seperti BGN, serta dukungan institusi kepolisian menunjukkan pendekatan lintas sektor dalam memastikan keberlanjutan program.

 

Penganugerahan tanda kehormatan ini sekaligus menjadi simbol komitmen negara dalam menghargai dedikasi aparatur yang bekerja di balik layar kebijakan strategis nasional. Pemerintah berharap kolaborasi lintas lembaga ini terus diperkuat guna memastikan program pemenuhan gizi berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran.

Dengan penguatan kelembagaan dan percepatan pembangunan SPPG di berbagai wilayah, pemerintah optimistis bahwa target pemerataan gizi nasional dapat tercapai secara bertahap dan berkelanjutan.

(Emed Tarmedi)

Bagikan Artikel

TAG POPULER

SEPUTAR INDUSTRI

NASIONAL

POLITIK

Warga Perumahan Citra Kebun Mas (CKM) sambut dengan antusias kedatangan Calon wakil bupati Gina Fadila Swara dalam rangka sosialisasi visi-misi Acep-Gina.

KARAWANG || BERITAINDUSTRI.ONLINE - Kordinator Dapil VI Pemenangan Acep-Gina, Dedy Indra Setiawan mengungkapkan, hari ini pihaknya bersama teh gina berkampanye di perumahan Citra...

Tim Kuasa Hukum Acep -Gina soroti Baliho Petahana yang Masih Terpasang di Kantor Pemerintahan Agar di Turun kan !!

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | Menanggapi masih banyaknya baliho bergambar calon Bupati Karawang yang masih terpasang di setiap kantor pemerintahan dan bilboard di sorot Ketua Tim...

Semakin Terdepan, Acep-Gina di Rekomendasi Partai Gerindra Maju Pilkada 2024 Karawang

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | Setelah mendapatkan restu dari Partai Demokrat, Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang, Acep Jamhuri dan Gina Fadila Swara kembali...

UTAK ATIK Pilkada Karawang bersama Teh Celli dan Pesan Mendalam Untuk Pemimpin Selanjutnya

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | bertajuk diskusi publik dengan tema UTAK ATIK Pilkada Karawang tahun 2024 yang akan di laksanakan serentak pada 27 November...

Top News

INDEKS

DAERAH

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

TRENDING

KETENAGAKERJAAN

Komunitas

Pemerintahan

BERITA LAINNYA