Mon - Sat 8.00 - 17.00

Tingkatkan Kesejahteraan Petani Karawang, Emed Tarmedi Dukung Kebijakan Sangat Strategis, Untuk Pembelian GKP Paling Rendah RP. 6500 Per Kg

KARAWANG | BERITAINDUSTRI. ONLINE- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan mengembangkan pertanian di Karawang, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan yang sangat strategis.

Kebijakan ini memungkinkan petani menjual hasil pertaniannya langsung ke BULOG tanpa perantara, dengan harga pembelian yang layak dan adil, yaitu Rp 6.500 per kilogram.

Menurut Ketua DPC Pemuda Tani Karawang, Dr (C) Emed Tarmedi A.Md.Kep., S.KM., MH.Kes mengatakan, kebijakan ini sangat mendukung kesejahteraan petani dan pengembangan pertanian di Karawang.

“Kami di Pemuda Tani Karawang sangat mendukung kebijakan ini karena dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan mengembangkan pertanian di Karawang,” kata Emed saat ditemui di kantornya Rabu (26/2/2025).

Sambungnya, Kami siap menerima pengaduan melalui hotline jika ada yang membeli hasil pertanian di bawah harga yang telah ditetapkan.

“Kami berharap kebijakan ini dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat yang signifikan bagi petani dan masyarakat Karawang,” tambahnya.

Kebijakan ini sejalan dengan keputusan pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani sebesar Rp6.500 per kilogram (kg).

Kebijakan ini juga menghilangkan rafaksi harga gabah, yang selama ini menjadi kendala dalam harga jual gabah petani.

Dalam acara Penandatanganan Komitmen Bersama Serap Gabah Petani yang digelar di Jakarta, Kamis (30/1/2025), Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, menyampaikan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas petani sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional.

“HPP GKP di petani sebesar Rp6.500 per kg. Penyesuaian ini dilakukan agar para petani tetap semangat berproduksi demi swasembada pangan,” ujar Arief dalam keterangan yang diterima InfoPublik.

Arief menambahkan bahwa dengan momentum panen raya yang sedang berlangsung, penting untuk mengoptimalkan penyerapan gabah dan beras dalam negeri.

Sesuai dengan hasil Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan, pihaknya menginstruksikan Perum Bulog untuk mengadakan gabah dan beras dengan target 3 juta ton setara beras pada 2025.

“Dengan target ini dan kebijakan HPP gabah yang telah disesuaikan, kami berharap serapan gabah petani dalam negeri bisa berjalan optimal. Kami juga berharap proyeksi panen raya dari BPS dapat terealisasi dengan baik di lapangan,” jelas Arief.

 

(Red)

Sumber : editorial.co.id

Bagikan Artikel

TAG POPULER

SEPUTAR INDUSTRI

NASIONAL

POLITIK

Warga Perumahan Citra Kebun Mas (CKM) sambut dengan antusias kedatangan Calon wakil bupati Gina Fadila Swara dalam rangka sosialisasi visi-misi Acep-Gina.

KARAWANG || BERITAINDUSTRI.ONLINE - Kordinator Dapil VI Pemenangan Acep-Gina, Dedy Indra Setiawan mengungkapkan, hari ini pihaknya bersama teh gina berkampanye di perumahan Citra...

Tim Kuasa Hukum Acep -Gina soroti Baliho Petahana yang Masih Terpasang di Kantor Pemerintahan Agar di Turun kan !!

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | Menanggapi masih banyaknya baliho bergambar calon Bupati Karawang yang masih terpasang di setiap kantor pemerintahan dan bilboard di sorot Ketua Tim...

Semakin Terdepan, Acep-Gina di Rekomendasi Partai Gerindra Maju Pilkada 2024 Karawang

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | Setelah mendapatkan restu dari Partai Demokrat, Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang, Acep Jamhuri dan Gina Fadila Swara kembali...

UTAK ATIK Pilkada Karawang bersama Teh Celli dan Pesan Mendalam Untuk Pemimpin Selanjutnya

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | bertajuk diskusi publik dengan tema UTAK ATIK Pilkada Karawang tahun 2024 yang akan di laksanakan serentak pada 27 November...

Top News

INDEKS

DAERAH

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

TRENDING

KETENAGAKERJAAN

Komunitas

Pemerintahan

BERITA LAINNYA