KARAWANG, BERITAINDUSTRI.ID – Pemerintah Kabupaten Karawang menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui Gerakan “Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah” pada Tahun Ajaran 2026/2027. Gerakan ini menjadi momentum untuk mendorong keterlibatan aktif seorang ayah dalam proses tumbuh kembang anak sejak hari pertama memasuki lingkungan pendidikan, Rabu (15/7/2026).
Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang menerbitkan Surat Bupati Karawang Nomor 800.1.6.2/1174/BKPSDM tanggal 10 Juli 2026 tentang Pemberian Fleksibilitas Waktu Kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk Mengantar Anak pada Hari Pertama Sekolah. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut atas Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor B/257/M.KT.02/2026 mengenai dukungan penguatan ketahanan keluarga bagi pegawai ASN.
Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E. mengatakan bahwa pendidikan karakter anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi dimulai dari lingkungan keluarga. Salah satu bentuk perhatian sederhana yang memiliki dampak besar adalah kehadiran orang tua, khususnya ayah, pada hari pertama anak masuk sekolah.
Menurutnya, kehadiran seorang ayah, meskipun hanya beberapa menit di pagi hari, memiliki makna yang sangat besar bagi tumbuh kembang anak. Anak akan merasa lebih aman, lebih percaya diri, dicintai, dan memiliki semangat untuk belajar ketika merasakan perhatian serta pendampingan langsung dari ayahnya.
“Peran ayah bukan hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendamping, teladan, dan sumber kasih sayang dalam keluarga. Keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang kuat. Dari keluarga yang harmonis akan lahir anak-anak yang memiliki karakter, disiplin, serta siap menjadi generasi penerus bangsa,” ujar Bupati Aep.
Melalui kebijakan tersebut, ASN yang memiliki anak yang baru memasuki jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA diberikan fleksibilitas waktu kerja agar dapat mengantarkan putra-putrinya ke sekolah tanpa mengurangi tanggung jawab dan pelayanan kepada masyarakat.
Gerakan ini dilaksanakan secara serentak pada Rabu, 15 Juli 2026, sebagai bagian dari upaya membangun budaya pengasuhan yang lebih baik di lingkungan keluarga sekaligus memperkuat sinergi antara orang tua dan sekolah dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak.
Tidak hanya ditujukan kepada ASN, Bupati Aep juga mengajak seluruh perusahaan swasta, pelaku usaha, BUMD, maupun instansi lainnya di Kabupaten Karawang untuk memberikan kesempatan kepada para pekerja yang ingin mengantarkan anaknya pada hari pertama sekolah. Menurutnya, kegiatan tersebut hanya membutuhkan waktu singkat dan umumnya telah selesai sebelum pukul 07.30 WIB, sehingga tidak akan mengganggu aktivitas maupun produktivitas kerja.
Sebagai bentuk komitmen dan keteladanan, Bupati Aep turut mengantarkan putranya, Naufal, ke sekolah pada hari pertama masuk sekolah. Ia berharap langkah sederhana tersebut dapat menjadi inspirasi bagi seluruh orang tua di Kabupaten Karawang untuk lebih melibatkan diri dalam kehidupan dan pendidikan anak.
Bupati juga menegaskan bahwa penguatan ketahanan keluarga merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan daerah. Anak-anak yang tumbuh dengan perhatian, kasih sayang, dan pendampingan orang tua akan memiliki kesiapan mental, emosional, dan sosial yang lebih baik dalam menghadapi masa depan.
“Kami mengajak seluruh ASN di Kabupaten Karawang untuk mendukung penguatan ketahanan keluarga dengan meluangkan waktu mengantar anak ke sekolah ketika memungkinkan. Kehadiran kita akan memberikan dampak yang sangat besar bagi masa depan anak-anak kita. Mari kita mulai hari dengan memberikan perhatian terbaik bagi keluarga, karena dari keluarga yang harmonis akan lahir pelayanan publik yang lebih baik dan Karawang yang semakin maju,” tutup Bupati Aep Syaepuloh.
(Emed Tarmedi)




