KARAWANG, BERITAINDUSTRI.ID – Komandan Kodim 0604/Karawang, Letkol Inf. Nanda Siswanto, S.Sos., menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Lapangan Karangpawitan, Kabupaten Karawang, Rabu (1/7/2026). Upacara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI-Polri, pejabat pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat Kabupaten Karawang.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi momentum seremonial bagi institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia, tetapi juga menjadi ajang memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mempererat sinergi lintas sektor demi mendukung keberhasilan pembangunan nasional maupun pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0604/Karawang menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Polri. Ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian seluruh personel Polri yang selama ini telah bekerja tanpa mengenal waktu dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
“Atas nama keluarga besar Kodim 0604/Karawang, saya mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia. Semoga Polri semakin profesional, modern, adaptif, presisi, serta semakin dicintai masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Letkol Inf. Nanda Siswanto.
Menurutnya, tantangan tugas aparat keamanan dari tahun ke tahun semakin kompleks. Perkembangan teknologi informasi, dinamika sosial, ancaman kejahatan siber, penyebaran hoaks, konflik sosial, hingga berbagai bentuk gangguan keamanan lainnya menuntut aparat negara untuk terus meningkatkan profesionalisme, kemampuan, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, Dandim menilai keberadaan Polri sebagai institusi yang berada di garis depan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat memiliki peran yang sangat strategis. Polri dituntut mampu menjawab tantangan zaman melalui pendekatan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa hubungan antara TNI dan Polri di Kabupaten Karawang selama ini berjalan sangat harmonis. Soliditas kedua institusi tidak hanya terlihat dalam kegiatan-kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui kerja sama nyata di lapangan dalam berbagai operasi pengamanan maupun pelayanan kepada masyarakat.
Sinergitas tersebut diwujudkan melalui patroli gabungan, pengamanan hari-hari besar keagamaan dan nasional, pengamanan Pemilu dan Pilkada, pengamanan objek vital nasional, penanganan bencana alam, pendampingan program ketahanan pangan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan yang melibatkan kedua institusi secara bersama-sama.
“Alhamdulillah, hubungan TNI dan Polri di Kabupaten Karawang sangat solid. Selama ini kami selalu menjalin komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang baik dalam setiap pelaksanaan tugas. Kebersamaan ini merupakan modal utama untuk menjaga stabilitas keamanan daerah sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Dandim mengatakan bahwa stabilitas keamanan merupakan syarat utama bagi keberlangsungan pembangunan. Tanpa situasi yang aman dan kondusif, berbagai program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah tidak akan berjalan secara optimal.
Menurutnya, Kabupaten Karawang sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia memiliki posisi strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, menjaga kondusivitas wilayah menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa, termasuk TNI, Polri, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat.
Ia menambahkan bahwa sinergi yang telah terbangun selama ini harus terus dipelihara dan ditingkatkan agar mampu menghadapi berbagai tantangan yang semakin dinamis. TNI dan Polri memiliki tujuan yang sama, yakni menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), melindungi masyarakat, serta memastikan seluruh aktivitas pembangunan dapat berlangsung dengan aman.
Selain menjaga keamanan, kolaborasi TNI-Polri juga terus diperkuat dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah, seperti ketahanan pangan nasional, penanggulangan bencana, pengendalian inflasi daerah, pemberdayaan masyarakat, hingga pembinaan generasi muda agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, dan paham-paham yang bertentangan dengan ideologi bangsa.
Menurut Letkol Inf. Nanda Siswanto, keberhasilan berbagai program tersebut tidak dapat dicapai hanya oleh satu institusi. Diperlukan kerja sama yang erat antar seluruh pemangku kepentingan agar manfaat pembangunan benar-benar dapat dirasakan masyarakat.
Ia berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 menjadi motivasi bagi seluruh personel TNI dan Polri untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat dengan mengedepankan profesionalisme, integritas, loyalitas, dan semangat kebersamaan.
“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini hendaknya menjadi penguat komitmen kita bersama untuk terus menjaga persatuan, mempererat sinergitas, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. TNI dan Polri akan selalu berdiri bersama menjaga keamanan, mempertahankan kedaulatan negara, serta mendukung setiap program pembangunan demi terwujudnya Indonesia yang aman, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Karawang berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan. Kehadiran unsur Forkopimda, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi simbol kuat bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui sinergi yang semakin kokoh, diharapkan Kabupaten Karawang tetap menjadi daerah yang aman, kondusif, produktif, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan Jawa Barat maupun Indonesia.
(Emed Tarmedi)




