KARAWANG, BERITAINDUSTRI.ID – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E., selaku Ketua DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Karawang sekaligus Ketua Dewan Pembina DPC Pemuda Tani Indonesia Kabupaten Karawang, terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan sektor pertanian melalui kebijakan strategis berupa program beasiswa khusus bagi anak-anak petani untuk melanjutkan pendidikan di Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika).
Program yang ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun ajaran 2027 tersebut merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Karawang dalam mempersiapkan regenerasi petani sekaligus mencetak sumber daya manusia pertanian yang unggul, profesional, dan mampu menjawab tantangan pertanian modern di era digital.
Sebagai daerah yang dikenal sebagai salah satu lumbung padi nasional, Karawang membutuhkan generasi muda yang memiliki kompetensi, inovasi, dan semangat untuk mengembangkan sektor pertanian. Melalui program beasiswa ini, diharapkan anak-anak petani memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk menempuh pendidikan tinggi, meningkatkan kapasitas diri, serta kembali mengabdikan ilmu pengetahuan yang dimiliki demi kemajuan pertanian di Kabupaten Karawang.
H. Aep Syaepuloh menegaskan bahwa pembangunan sektor pertanian tidak cukup hanya melalui peningkatan produksi, pembangunan infrastruktur, maupun penyediaan sarana dan prasarana. Yang tidak kalah penting adalah membangun kualitas sumber daya manusia agar lahir generasi petani muda yang mampu mengelola pertanian secara modern, efisien, dan berkelanjutan.
Program beasiswa ini menjadi bentuk nyata keberpihakan Pemerintah Kabupaten Karawang kepada keluarga petani yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan. Selain membuka akses pendidikan tinggi, kebijakan tersebut juga diharapkan mampu melahirkan petani-petani muda yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, berjiwa wirausaha, serta mampu meningkatkan produktivitas dan daya saing sektor pertanian.
Pemerintah Kabupaten Karawang saat ini tengah menyusun regulasi serta mekanisme pelaksanaan program agar proses seleksi berlangsung secara transparan, objektif, dan tepat sasaran dengan tetap memprioritaskan anak-anak dari keluarga petani yang memiliki minat, kemampuan akademik, dan komitmen untuk mengembangkan sektor pertanian setelah menyelesaikan pendidikan.
Sebagai Ketua DPC HKTI Kabupaten Karawang dan Ketua Dewan Pembina DPC Pemuda Tani Indonesia Kabupaten Karawang, H. Aep Syaepuloh berharap program ini menjadi tonggak lahirnya petani milenial yang berpendidikan, berkarakter, menguasai teknologi pertanian, serta mampu menjaga Karawang sebagai lumbung pangan nasional dan memperkuat ketahanan pangan Indonesia secara berkelanjutan.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, organisasi petani, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan, program beasiswa anak petani diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi penerus pertanian yang tangguh, profesional, dan siap membawa sektor pertanian Karawang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing.
(Emed Tarmedi)




