Mon - Sat 8.00 - 17.00

Dishub Karawang Klarifikasi Proyek Marka Jalan Senilai Rp1 Miliar: Dikerjakan Sesuai Prosedur

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ID – Menanggapi sorotan publik terkait pengerjaan proyek marka jalan yang dianggap asal-asalan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karawang akhirnya angkat bicara.

Jika sebelumnya Dishub terkesan tertutup dan enggan memberikan keterangan kepada wartawan, kali ini mereka menunjukkan sikap berbeda. Melalui Plt Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras), Niken Dihe, Dishub memberikan klarifikasi terkait proyek senilai lebih dari Rp1 miliar yang berasal dari APBD Kabupaten Karawang tahun 2025.

Menurut Niken, anggaran tersebut dialokasikan sesuai arahan Bupati Karawang yang menginginkan seluruh ruas jalan di wilayahnya dilengkapi marka jalan sebagai penunjuk lalu lintas.

“Karena memang keinginan Pak Bupati agar jalan-jalan di Kabupaten Karawang memiliki marka, namun dengan keterbatasan anggaran, di tahun 2025 ini kami baru bisa mengerjakan marka sepanjang 3.000 m² di 49 ruas jalan, yang diprioritaskan di wilayah perkotaan,” ujar Niken pada Selasa (20/5/2025).

Untuk wilayah non-perkotaan, proyek baru terlaksana di ruas Jalan Telagasari–Pegadungan sepanjang 2 km.

Sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek, Niken menjelaskan bahwa pengerjaan dilakukan melalui e-katalog versi 5, dengan masa kontrak dari 25 Maret hingga 25 Juni 2025.

“Saya berkontrak dengan PT Sabihis, perusahaan yang telah terverifikasi oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Mereka memiliki dokumen lengkap, termasuk TD-BUPPJ yang berlaku hingga 26 Agustus 2026, serta didukung oleh merk dagang Glow Line sebagai penyedia bahan marka jalan thermoplastic,” jelasnya.

Niken membantah tudingan bahwa pengerjaan dilakukan secara asal dengan jarak marka yang tak beraturan. Ia menegaskan, hal itu terjadi karena kondisi jalan yang kurang layak atau merupakan bekas marka lama.

“Semua pekerjaan kami memiliki perencanaan dan gambar teknis (soft drawing) sebagai acuan. Yang kami kerjakan saat ini adalah pembangunan marka baru, bukan pemeliharaan. Untuk marka lama, akan kami rapikan menggunakan anggaran pemeliharaan,” tegasnya.

Niken menambahkan, berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), sekitar 80 persen kondisi jalan di Karawang saat ini dalam kondisi baik. Karena itu, ia optimistis tidak akan terjadi tumpang tindih antara proyek marka jalan dan perbaikan ruas jalan.

“Jika ada pekerjaan overlay jalan, maka marka belum akan dikerjakan. Kami pastikan ke depan, Karawang akan memiliki jalan-jalan yang baik, lengkap dengan marka yang rapi dan estetik,” pungkasnya.

(Jun@)

Bagikan Artikel

TAG POPULER

SEPUTAR INDUSTRI

NASIONAL

POLITIK

Warga Perumahan Citra Kebun Mas (CKM) sambut dengan antusias kedatangan Calon wakil bupati Gina Fadila Swara dalam rangka sosialisasi visi-misi Acep-Gina.

KARAWANG || BERITAINDUSTRI.ONLINE - Kordinator Dapil VI Pemenangan Acep-Gina, Dedy Indra Setiawan mengungkapkan, hari ini pihaknya bersama teh gina berkampanye di perumahan Citra...

Tim Kuasa Hukum Acep -Gina soroti Baliho Petahana yang Masih Terpasang di Kantor Pemerintahan Agar di Turun kan !!

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | Menanggapi masih banyaknya baliho bergambar calon Bupati Karawang yang masih terpasang di setiap kantor pemerintahan dan bilboard di sorot Ketua Tim...

Semakin Terdepan, Acep-Gina di Rekomendasi Partai Gerindra Maju Pilkada 2024 Karawang

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | Setelah mendapatkan restu dari Partai Demokrat, Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang, Acep Jamhuri dan Gina Fadila Swara kembali...

UTAK ATIK Pilkada Karawang bersama Teh Celli dan Pesan Mendalam Untuk Pemimpin Selanjutnya

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | bertajuk diskusi publik dengan tema UTAK ATIK Pilkada Karawang tahun 2024 yang akan di laksanakan serentak pada 27 November...

Top News

INDEKS

DAERAH

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

TRENDING

KETENAGAKERJAAN

Komunitas

Pemerintahan

BERITA LAINNYA