Mon - Sat 8.00 - 17.00

Peradi Karawang Kritik Kejari Soal Penyitaan Rp101 Miliar: “Sensasi yang Salah, Kalau Mau Panggung, Saya Sewakan!”

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ID – Penyitaan uang kas sebesar Rp101 miliar lebih milik PD Petrogas Persada Karawang yang bersumber dari pembagian dividen atas kepemilikan saham di PT MUJ ONWJ Bandung oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang menuai sorotan tajam dari kalangan praktisi hukum.

Ketua DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Karawang, Asep Agustian, menilai langkah Kejari Karawang tersebut justru menimbulkan kegaduhan baru dan dinilai keluar dari konteks penanganan perkara dugaan korupsi yang melibatkan tersangka Giovanni Bintang Raharjo (GBR).

“Konteksnya apa penyitaan uang sebesar itu? Kenapa uang yang sedang ‘diam’ di beberapa rekening milik perusahaan malah ditarik, padahal tidak ada masalah dengan uang itu,” tegas Asep Agustian yang akrab disapa Askun, Rabu (25/6/2025).

Berita Lainnya  SPPG Jatimulya Tambun Selatan 018 Perkuat Implementasi Program Pemenuhan Gizi Presiden Prabowo, Serap 47 Relawan

Menurut Askun, jika pun ada kekhawatiran terkait uang tersebut, seharusnya cukup dilakukan pemblokiran rekening. “Kalau ditarik lalu dikembalikan lagi, buat apa? Apakah ada instruksi dari BPK, BPKP, atau Inspektorat yang menyuruh uang itu diamankan? Kalau seorang bupati korupsi APBD, masa semua uang APBD juga harus ditarik? Bisa-bisa APBD hancur,” sindirnya.

Lebih jauh, Askun menilai tindakan Kajari Karawang justru seperti sedang mencari ‘panggung’ layaknya Kejagung yang memamerkan hasil sitaan dalam kasus besar. “Tapi bedanya, Kejagung menyita uang dari rekening pribadi pelaku. Ini dari rekening perusahaan yang tidak ada kaitannya langsung. Jadi kenapa harus disita? Ini bikin gaduh publik Karawang,” tegasnya lagi.

Berita Lainnya  SPPG Jatimulya Tambun Selatan 018 Perkuat Implementasi Program Pemenuhan Gizi Presiden Prabowo, Serap 47 Relawan

Askun menyayangkan apabila Kejari tidak bisa menerima kritik dan justru menyalahkan pihak lain atas kegaduhan ini. “Yang bikin gaduh siapa? Ya Kejaksaan sendiri. Masyarakat tentu bertanya-tanya. Dugaan korupsinya Rp7,1 miliar, tapi kenapa yang disita Rp101 miliar lebih?”

Ia juga mewaspadai potensi uang yang disita justru berisiko disalahgunakan. “Kalau nanti sudah tidak viral lagi, apakah uang itu dikembalikan utuh? Jangan-jangan jadi bancakan. Saya khawatir ini hanya sensasi yang salah tempat,” tambahnya.

Akibat penyitaan tersebut, kata Askun, bisa saja timbul reaksi keras dari publik dalam bentuk somasi, demo, atau tuntutan audiensi. “Kalau sampai ada gejolak dan kegaduhan di masyarakat, itu risiko yang harus ditanggung Kejari Karawang,” ucapnya.

Berita Lainnya  SPPG Jatimulya Tambun Selatan 018 Perkuat Implementasi Program Pemenuhan Gizi Presiden Prabowo, Serap 47 Relawan

Bahkan, Askun menyebut, bila akibat polemik ini Kepala Kejari dicopot, itu adalah hal yang wajar. “Kalau dicopot, ya memang sudah waktunya pindah. Prestasi apa yang bisa dibanggakan? Cobalah penyitaan uang sebesar itu dijelaskan ke publik secara gamblang,” katanya.

Meski mengkritik keras, Askun menegaskan dirinya tetap mendukung penegakan hukum terhadap koruptor. “Saya mendukung penjarakan koruptor. Tapi jangan buat langkah yang justru bikin gaduh dan kehilangan fokus. Kalau mau cari panggung, nanti saya sewakan panggungnya,” pungkasnya.

(Red)

Bagikan Artikel

TAG POPULER

SEPUTAR INDUSTRI

NASIONAL

POLITIK

Warga Perumahan Citra Kebun Mas (CKM) sambut dengan antusias kedatangan Calon wakil bupati Gina Fadila Swara dalam rangka sosialisasi visi-misi Acep-Gina.

KARAWANG || BERITAINDUSTRI.ONLINE - Kordinator Dapil VI Pemenangan Acep-Gina, Dedy Indra Setiawan mengungkapkan, hari ini pihaknya bersama teh gina berkampanye di perumahan Citra...

Tim Kuasa Hukum Acep -Gina soroti Baliho Petahana yang Masih Terpasang di Kantor Pemerintahan Agar di Turun kan !!

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | Menanggapi masih banyaknya baliho bergambar calon Bupati Karawang yang masih terpasang di setiap kantor pemerintahan dan bilboard di sorot Ketua Tim...

Semakin Terdepan, Acep-Gina di Rekomendasi Partai Gerindra Maju Pilkada 2024 Karawang

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | Setelah mendapatkan restu dari Partai Demokrat, Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang, Acep Jamhuri dan Gina Fadila Swara kembali...

UTAK ATIK Pilkada Karawang bersama Teh Celli dan Pesan Mendalam Untuk Pemimpin Selanjutnya

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | bertajuk diskusi publik dengan tema UTAK ATIK Pilkada Karawang tahun 2024 yang akan di laksanakan serentak pada 27 November...

Top News

INDEKS

DAERAH

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

TRENDING

KETENAGAKERJAAN

Komunitas

Pemerintahan

BERITA LAINNYA