JAKARTA, BERITA INDUSTRI.ID, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menetapkan target ambisius untuk mendirikan 80.400 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih hingga akhir tahun 2025. Langkah strategis ini dirancang sebagai bagian dari komitmen Presiden dalam menciptakan lapangan kerja massal dan mewujudkan pemerataan ekonomi dari desa ke kota.
Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa koperasi adalah bentuk nyata ekonomi kerakyatan dan menjadi sarana penting untuk mengangkat potensi lokal desa serta membangun kemandirian masyarakat secara kolektif.
“Kita harus membangun dari desa. Koperasi adalah senjata rakyat untuk berdiri di atas kaki sendiri. Program ini bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga soal keadilan sosial dan kedaulatan bangsa,” ujar Presiden Prabowo dalam arahan tertulis yang dibacakan juru bicara Istana, Sabtu (6/7/2025).
Program nasional ini ditargetkan dapat menyerap hingga 2 juta tenaga kerja dan dimulai dengan peluncuran 92 koperasi percontohan di 38 provinsi pada 19 Juli 2025. Setiap koperasi akan difungsikan sebagai pusat aktivitas ekonomi produktif desa, dari pertanian, perdagangan, industri rumah tangga, hingga jasa berbasis komunitas.
Program ini merupakan bagian dari implementasi Asta Cita nomor 6, yakni upaya strategis pemerintah untuk menekan angka kemiskinan, mengurangi urbanisasi berlebihan, serta menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional berbasis gotong royong.
Presiden Prabowo juga menginstruksikan kementerian terkait seperti Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Desa PDTT, serta BUMN untuk memastikan pendampingan dan pembiayaan koperasi berjalan maksimal.
“Pembangunan tidak boleh hanya dinikmati kota besar. Desa harus menjadi fondasi utama ekonomi Indonesia. Melalui koperasi, kita bangun ekonomi yang kuat, adil, dan merata,” tegas Presiden Prabowo.
#ET

