KARAWANG, BERITA INDUSTRI.ID, Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyambut baik program strategis nasional Revitalisasi Tambak Pantura yang digagas oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai bagian dari agenda ketahanan pangan dan ekonomi biru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Melalui program ini, sebanyak 6.979,51 hektare tambak yang tersebar di lima kecamatan yakni Batujaya, Cibuaya, Cilamaya Wetan, Pakisjaya, dan Tirtajaya akan menjadi sasaran utama dalam pengembangan tambak ikan nila salin secara berkelanjutan.
Kepala Bidang Budidaya Dinas Perikanan Kabupaten Karawang, Nur Ridwan Solihin, dalam keterangannya, menjelaskan bahwa Karawang ditetapkan sebagai daerah prioritas nasional dalam proyek ini, Minggu (27/7/2025).
“Program ini tidak hanya membangun infrastruktur tambak, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor hulu dan hilir seperti pembibitan, pengolahan hasil perikanan, serta pengemasan produk. Termasuk di dalamnya ada kegiatan rehabilitasi lingkungan pesisir untuk mengatasi abrasi,” jelas Nur Ridwan.
Karawang masuk dalam jajaran empat kabupaten utama di Pantura Jawa Barat yang ditetapkan untuk revitalisasi tambak, bersama Bekasi, Subang, dan Indramayu, dengan total luasan mencapai 20.413 hektare. Proyek ini dinilai strategis untuk meningkatkan ketahanan pangan berbasis perikanan, sejalan dengan arah pembangunan nasional di bawah komando Menteri Kelautan dan Perikanan serta Presiden RI.
“Revitalisasi tambak ini akan berdampak besar pada peningkatan ekonomi lokal, penyerapan tenaga kerja, dan perbaikan ekosistem produksi ikan air payau di Karawang,” imbuhnya.
Proyek revitalisasi ini akan mulai memasuki tahap persiapan akhir tahun 2025, dengan pembangunan fisik dijadwalkan berlangsung sejak Januari 2026 hingga Desember 2027. Sementara itu, sebagian tambak ditargetkan sudah mulai beroperasi secara produktif pada Agustus 2026.
Program ini secara bertahap telah disosialisasikan kepada masyarakat pesisir Karawang dan mendapat sambutan positif. Masyarakat menilai proyek ini sebagai kesempatan besar untuk membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan, dan mengembangkan usaha perikanan secara lebih modern.
Melalui revitalisasi tambak Pantura, Karawang tidak hanya akan menjadi sentra budidaya ikan nila salin, tetapi juga diharapkan tumbuh menjadi kawasan industri perikanan terpadu yang dapat memberikan nilai tambah dan kesejahteraan bagi masyarakat.
Program ini menjadi salah satu bentuk nyata transformasi sektor perikanan ke arah yang lebih modern, produktif, dan berkelanjutan sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dan membangun ekonomi dari wilayah pesisir.
#RED

