KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ID – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karawang, Dedy Irwan Virantama, S.H., M.H., menyampaikan rasa bangga terhadap Kabupaten Karawang yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam membangun lingkungan inklusif. Ia secara khusus mengapresiasi dukungan penuh Bupati Karawang dalam penyelenggaraan acara yang menghadirkan anak-anak difabel sebagai bagian utama.
Rangkaian kesenian tradisional dan tari-tarian ditampilkan oleh anak-anak difabel di hadapan para tamu undangan. Suasana penuh haru dan bangga menyelimuti jalannya acara.
Dalam sambutannya, Dedy menegaskan bahwa peran sektor swasta, seperti Kawasan Industri KIIC melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), merupakan kewajiban moral yang harus dijalankan, bukan sekadar pilihan. Menurutnya, CSR bisa menjadi pemicu lahirnya program-program pemerintah yang lebih berdampak, terutama di bidang pendidikan.
“Anak-anak difabel adalah sosok yang membanggakan. Keterbatasan fisik bukan penghalang untuk berprestasi. Mereka harus terus diberi ruang untuk tampil dan percaya diri,” ujar Kajari, Jum’at (29/08/2025).
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung acara tersebut, mulai dari Bupati Karawang, jajaran DPRD, Sekda, hingga berbagai lembaga dan organisasi masyarakat.
Senada dengan itu, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E., menekankan pentingnya perhatian serius terhadap atlet disabilitas berprestasi yang tergabung dalam NPCI (National Paralympic Committee of Indonesia) maupun PPDI (Persatuan Perangkat Desa Indonesia). Menurutnya, pembinaan berkelanjutan menjadi kunci agar motivasi dan prestasi para atlet tetap terjaga.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada para guru SLB dan orang tua anak difabel, yang ia sebut sebagai “individu pilihan Allah SWT” karena ketabahan mereka dalam mendidik dan mendampingi anak-anak istimewa.
“Pembangunan Karawang tidak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi dengan seluruh pihak, termasuk kawasan industri,” tegas Bupati.
Acara kemudian ditutup dengan kebersamaan, bernyanyi, dan berjoget bersama anak-anak difabel, yang semakin menegaskan pesan penting tentang kesetaraan dan inklusivitas di Karawang.
(Jun@)

