KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ID – Sejumlah warga Kampung Bakan Tarum, Desa Mulangsari, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, mengeluhkan kondisi saluran irigasi yang jebol sejak beberapa hari terakhir. Saluran yang menjadi sumber utama pengairan sawah kini tidak berfungsi maksimal, sehingga dikhawatirkan berdampak pada hasil panen petani.
Menurut warga, kerusakan saluran irigasi ini sudah cukup lama terjadi. Namun, hingga kini belum ada perbaikan dari pihak terkait. Akibatnya, air tidak mengalir lancar ke areal persawahan.
Salah seorang warga, Nunu (43), menyampaikan keresahannya.
“Kami para petani sangat bergantung pada saluran irigasi ini. Sekarang karena jebol, air jadi tidak sampai ke sawah. Kalau dibiarkan terlalu lama, tanaman padi bisa kekeringan dan kami terancam gagal panen. Kami berharap pemerintah desa maupun dinas terkait segera turun tangan memperbaiki saluran ini,” ujarnya, Senin (9/9/2025).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Mulangsari, Hj. Imas Mashitoh, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, menjelaskan bahwa persoalan kerusakan irigasi sudah masuk dalam pembahasan musyawarah desa (musdes).
“Kemarin sudah dibahas di musdus. Tahun lalu memang belum masuk aspirasi, tapi tahun ini sudah diajukan kembali. Tahun 2025 aspirasi pembangunan ada 19 titik drainase, turap, dan coran, namun belum semua terealisasi. Kami sudah mengajukan ke dinas pertanian, jadi silakan konfirmasi langsung agar jelas. Yang pasti, kami terus berusaha semaksimal mungkin untuk memajukan Desa Mulangsari,” jelasnya.
Warga berharap kerusakan saluran irigasi ini segera mendapat perhatian serius, mengingat sebagian besar masyarakat Kampung Bakan Tarum menggantungkan hidupnya dari hasil pertanian.
Persoalan irigasi di Karawang ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menempatkan ketahanan pangan sebagai prioritas utama pembangunan nasional. Perbaikan sarana dan prasarana pertanian, termasuk jaringan irigasi, menjadi kunci dalam menjaga produktivitas petani serta memastikan ketersediaan pangan nasional tetap terjaga.
(Jun@)

