Mon - Sat 8.00 - 17.00

Pasien Diduga Penyakit Kelenjar Parah Asal Sukasari Cibuaya Kesulitan Masuk RSUD Karawang, Netizen Tagih Perhatian Pejabat dan Pemerintah

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ID
Seorang ibu asal Desa Sukasari, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, tengah berjuang menahan sakit akibat penyakit yang diduga berasal dari kelenjar dan sudah menjalar ke bagian tubuh lain. Kondisi pasien kian memprihatinkan karena tangan kirinya tampak membengkak.

Kisah ini viral setelah diposting di media sosial Facebook melalui akun bernama Zia Z dan kembali dibagikan oleh Badriah. Dalam unggahan tersebut, terdengar suara keluarga pasien yang memohon bantuan kepada tokoh publik Kang Dedi Mulyadi (KDM) serta Kepala Desa Sukasari.

“Assalamualaikum warga Karawang, khususnya Kang Dedi Mulyadi. Ini ada pasien kelenjar yang sudah menyebar ke anggota tubuh lainnya. Pasien berasal dari Desa Sukasari RT/RW 01/01 Cibuaya Karawang. Awalnya dirawat di RS Hastin lalu dirujuk ke RSUD Karawang karena penyakitnya sudah tingkat B dan harus ditangani lebih serius,” ungkap perekam dalam video.

Namun, saat dibawa ke RSUD Karawang, pasien harus menunggu jadwal antrian hingga 25 Januari 2026. Kondisi pasien yang semakin parah membuat keluarga merasa putus asa karena sudah dua kali membawa pasien ke RSUD, tetapi tetap diminta pulang.

“Pasien setiap malam menangis kesakitan, tidak bisa tidur. Rasa sakit sudah menjalar ke seluruh tubuh hingga terasa seperti ditusuk-tusuk di bagian tulang. Kami mohon agar pasien bisa segera ditangani,” tambahnya.

Selain kesulitan mendapat layanan medis, pihak keluarga juga mengeluhkan biaya transportasi. Ambulans desa yang seharusnya membantu warga dalam keadaan darurat justru dipatok biaya yang dianggap memberatkan.

Unggahan ini pun menuai perhatian netizen. Banyak yang menyampaikan doa dan keprihatinan, serta menyarankan agar pasien segera dirujuk ke RSCM Jakarta dengan bantuan Baznas Karawang.

Statemen:

“Kami berharap pihak RSUD Karawang bersama instansi terkait segera turun tangan. Jangan sampai ada pasien yang kondisinya kritis justru terabaikan karena persoalan administrasi atau antrean. Pemerintah harus memastikan fasilitas kesehatan benar-benar berpihak kepada rakyat kecil,” ujar salah satu warganet yang prihatin.

Bagikan Artikel

TAG POPULER

SEPUTAR INDUSTRI

NASIONAL

POLITIK

Warga Perumahan Citra Kebun Mas (CKM) sambut dengan antusias kedatangan Calon wakil bupati Gina Fadila Swara dalam rangka sosialisasi visi-misi Acep-Gina.

KARAWANG || BERITAINDUSTRI.ONLINE - Kordinator Dapil VI Pemenangan Acep-Gina, Dedy Indra Setiawan mengungkapkan, hari ini pihaknya bersama teh gina berkampanye di perumahan Citra...

Tim Kuasa Hukum Acep -Gina soroti Baliho Petahana yang Masih Terpasang di Kantor Pemerintahan Agar di Turun kan !!

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | Menanggapi masih banyaknya baliho bergambar calon Bupati Karawang yang masih terpasang di setiap kantor pemerintahan dan bilboard di sorot Ketua Tim...

Semakin Terdepan, Acep-Gina di Rekomendasi Partai Gerindra Maju Pilkada 2024 Karawang

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | Setelah mendapatkan restu dari Partai Demokrat, Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang, Acep Jamhuri dan Gina Fadila Swara kembali...

UTAK ATIK Pilkada Karawang bersama Teh Celli dan Pesan Mendalam Untuk Pemimpin Selanjutnya

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | bertajuk diskusi publik dengan tema UTAK ATIK Pilkada Karawang tahun 2024 yang akan di laksanakan serentak pada 27 November...

Top News

INDEKS

DAERAH

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

TRENDING

KETENAGAKERJAAN

Komunitas

Pemerintahan

BERITA LAINNYA