Mon - Sat 8.00 - 17.00

Ratusan KPM di Rawamerta Dicoret dari Daftar Bansos, 219 Terindikasi Judi Online, Bagaimana di Kecamatan lain? Lantas Salah Siapa?

KARAWANG, BERITAINDUSTRI.ID – Ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, resmi dicoret dari daftar penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Hal itu menyusul ditemukannya berbagai permasalahan administrasi hingga indikasi penyalahgunaan bantuan untuk aktivitas judi online.

Dari total 4.681 KPM, hanya 2.844 yang sesuai dengan Data Terpadu Sejahtera Nasional (DTSEN). Namun, setelah dilakukan verifikasi lebih lanjut, sebanyak 258 KPM terdeteksi bermasalah. Rinciannya, 69 KPM PKH dan 150 KPM BPNT terindikasi terlibat judi online. Selain itu, ditemukan pula 28 KPM non-DTSEN, 4 orang berstatus aparatur sipil negara (ASN), serta 7 KPM yang diketahui sudah meninggal dunia.

Berita Lainnya  Bupati Aep Tegaskan Ketertiban Ramadan, THM Wajib Tutup hingga Lebaran Usai  

Dengan demikian, bansos yang benar-benar dapat disalurkan melalui kartu BNI hanya tersisa 2.586 KPM.

Plt Camat Rawamerta, Angga Satria Atmaja, S.IP. menegaskan bahwa penerima yang terbukti menggunakan bantuan untuk judi online otomatis dicoret dari daftar.

 “Untuk KPM PKH ada 69 orang, sedangkan di BPNT ada 150 orang yang terindikasi judi online. Data itu membuat status bantuannya resmi dibatalkan,” ujar Angga, Selasa (30/9/2025).

Meski begitu, ia menambahkan bahwa tidak semua kasus langsung dihapus permanen. Ada beberapa temuan di mana identitas orang tua atau kakek-nenek dipakai anak maupun cucunya untuk bermain judi online.

Berita Lainnya  SPPG Jatimulya Tambun Selatan 018 Perkuat Implementasi Program Pemenuhan Gizi Presiden Prabowo, Serap 47 Relawan

“Kalau kasusnya seperti itu, kita tetap lakukan assessment. Kita bisa ajukan permohonan ke Kemensos agar bantuannya dipulihkan, tapi tentu harus ada pendalaman lebih dulu,” jelasnya.

Angga menekankan bahwa bansos diberikan untuk meringankan beban masyarakat prasejahtera, bukan untuk kegiatan ilegal.

“Bantuan ini untuk meringankan beban hidup masyarakat miskin. Kalau justru dipakai buat judi online, risikonya besar. Bukan hanya bantuannya dicabut, tapi juga bisa masuk ranah hukum,” tegasnya.

Ia pun mengimbau agar penerima maupun anggota keluarganya bijak menggunakan bantuan yang diberikan pemerintah.

 “Harapannya kepada anak atau cucu penerima, ya jangan aneh-aneh. Apalagi judi online itu jelas sangat merugikan,” pungkasnya.

Berita Lainnya  Bupati Aep Hadiri Peringatan Nuzulul Qur’an, Penutup Rangkaian Tarawih Keliling Pemkab Karawang

Sumber : Inews

(Emed Tarmedi)

Bagikan Artikel

TAG POPULER

SEPUTAR INDUSTRI

NASIONAL

POLITIK

Warga Perumahan Citra Kebun Mas (CKM) sambut dengan antusias kedatangan Calon wakil bupati Gina Fadila Swara dalam rangka sosialisasi visi-misi Acep-Gina.

KARAWANG || BERITAINDUSTRI.ONLINE - Kordinator Dapil VI Pemenangan Acep-Gina, Dedy Indra Setiawan mengungkapkan, hari ini pihaknya bersama teh gina berkampanye di perumahan Citra...

Tim Kuasa Hukum Acep -Gina soroti Baliho Petahana yang Masih Terpasang di Kantor Pemerintahan Agar di Turun kan !!

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | Menanggapi masih banyaknya baliho bergambar calon Bupati Karawang yang masih terpasang di setiap kantor pemerintahan dan bilboard di sorot Ketua Tim...

Semakin Terdepan, Acep-Gina di Rekomendasi Partai Gerindra Maju Pilkada 2024 Karawang

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | Setelah mendapatkan restu dari Partai Demokrat, Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang, Acep Jamhuri dan Gina Fadila Swara kembali...

UTAK ATIK Pilkada Karawang bersama Teh Celli dan Pesan Mendalam Untuk Pemimpin Selanjutnya

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | bertajuk diskusi publik dengan tema UTAK ATIK Pilkada Karawang tahun 2024 yang akan di laksanakan serentak pada 27 November...

Top News

INDEKS

DAERAH

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

TRENDING

KETENAGAKERJAAN

Komunitas

Pemerintahan

BERITA LAINNYA