Mon - Sat 8.00 - 17.00

BGN Ungkap Modus Korupsi di Program Dapur Gizi, Potensi Kerugian Capai Rp70 Triliun  

JAKARTA, BERITAINDUSTRI.ID — Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap sejumlah praktik korupsi yang terjadi di Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG), lembaga pengelola dana program Dapur Gizi Masyarakat yang nilainya mencapai Rp10 miliar per unit. Dengan lebih dari 10.681 SPPG tersebar di seluruh Indonesia, potensi penyimpangan dana diperkirakan mencapai Rp70 triliun.

Deputi Sistem dan Tata Kelola BGN, Tigor Pangaribuan, menjelaskan bahwa modus korupsi di tingkat SPPG sangat beragam, mulai dari permainan harga bahan baku, penggunaan bahan berkualitas rendah, hingga laporan keuangan fiktif.

“Ada pelaku yang sengaja memainkan selisih harga bahan pokok dan melaporkan pembelian fiktif. Bahkan ada yang bekerja sama dengan pemasok nakal demi keuntungan pribadi,” ungkap Tigor di Jakarta, Selasa (8/10/2025).

Menurutnya, mayoritas pelaku justru berasal dari kalangan generasi muda lulusan perguruan tinggi yang tergoda keuntungan tambahan mencapai Rp20 juta per bulan. Selain itu, banyak Kepala SPPG dinilai lalai dalam menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP), termasuk tidak melakukan pengawasan langsung terhadap proses pemasakan bahan makanan di dapur gizi.

Sebagai langkah tegas, BGN kini menerapkan sistem pengawasan berbasis Virtual Account (VA) untuk mempersempit ruang penyimpangan. Dalam mekanisme baru ini, pencairan dana hanya dapat dilakukan oleh dua pihak, yaitu Kepala SPPG dan perwakilan yayasan yang bertanggung jawab langsung terhadap pelaksanaan program.

 

 “Kami memastikan setiap rupiah dana publik harus digunakan sesuai peruntukan. Sistem VA ini kami terapkan agar tidak ada lagi dana yang mengalir tanpa jejak akuntabilitas,” tegas Tigor.

Ia juga mengingatkan para pengelola muda agar menjaga integritas dan transparansi dalam mengelola program publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Godaan itu pasti ada, tapi masa depan karier jauh lebih berharga daripada keuntungan sesaat. Jangan sampai program yang bertujuan menyehatkan masyarakat justru tercoreng oleh perilaku koruptif,” tambahnya.

BGN berkomitmen memperkuat sistem pelaporan digital, melakukan audit rutin, serta menggandeng lembaga penegak hukum untuk menindak tegas setiap indikasi pelanggaran.

Sumber : Laporan8 Garuda TV

(Emed Tarmedi)

Bagikan Artikel

TAG POPULER

SEPUTAR INDUSTRI

NASIONAL

POLITIK

Warga Perumahan Citra Kebun Mas (CKM) sambut dengan antusias kedatangan Calon wakil bupati Gina Fadila Swara dalam rangka sosialisasi visi-misi Acep-Gina.

KARAWANG || BERITAINDUSTRI.ONLINE - Kordinator Dapil VI Pemenangan Acep-Gina, Dedy Indra Setiawan mengungkapkan, hari ini pihaknya bersama teh gina berkampanye di perumahan Citra...

Tim Kuasa Hukum Acep -Gina soroti Baliho Petahana yang Masih Terpasang di Kantor Pemerintahan Agar di Turun kan !!

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | Menanggapi masih banyaknya baliho bergambar calon Bupati Karawang yang masih terpasang di setiap kantor pemerintahan dan bilboard di sorot Ketua Tim...

Semakin Terdepan, Acep-Gina di Rekomendasi Partai Gerindra Maju Pilkada 2024 Karawang

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | Setelah mendapatkan restu dari Partai Demokrat, Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang, Acep Jamhuri dan Gina Fadila Swara kembali...

UTAK ATIK Pilkada Karawang bersama Teh Celli dan Pesan Mendalam Untuk Pemimpin Selanjutnya

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | bertajuk diskusi publik dengan tema UTAK ATIK Pilkada Karawang tahun 2024 yang akan di laksanakan serentak pada 27 November...

Top News

INDEKS

DAERAH

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

TRENDING

KETENAGAKERJAAN

Komunitas

Pemerintahan

BERITA LAINNYA