Mon - Sat 8.00 - 17.00

Pertemuan Dinilai Tak Memuaskan, Orang Tua Atlet Tunarungu Kecewa Berat pada Pemerintah

BANDUNG | BERITAINDUSTRI.ID – Kekecewaan mendalam disampaikan Ibu Yuli, yang akrab disapa Mamah Kaila, orang tua salah satu atlet Tunarungu Jawa Barat, usai menghadiri pertemuan antara perwakilan NPCI, Dispora, dan orang tua atlet di gedung Dispora Jawa Barat.

Ia menilai pertemuan yang digelar hari ini memang berjalan lancar, namun hasilnya jauh dari memuaskan.

 

“Intinya, pertemuan hari ini memang dibilang lancar, tapi tidak memuaskan. Banyak keinginan dan permintaan kami yang ditolak begitu saja,” ujar Mamah Kaila dengan nada kecewa.Kamis (16/10/2025)

Menurutnya, para orang tua dan atlet Tunarungu Jawa Barat berharap agar mereka tetap bisa ikut bertanding di Peparda (Pekan Paralimpik Daerah). Namun harapan itu seakan pupus setelah muncul penolakan dengan alasan aturan dari ICSD (International Committee of Sports for the Deaf).

“Kemungkinannya sangat kecil kami bisa ikut Peparda. Mereka selalu bangga menyebut ICSD sebagai dasar, tapi yang diakui cuma satu organisasi, yaitu Patrin. Padahal Patrin tidak pernah berkontribusi atau melakukan pendekatan dengan atletnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Mamah Kaila mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap Ketua Patrin yang dinilai tidak mampu menciptakan kenyamanan dan kerja sama dengan para atlet Tunarungu.

“Tidak ada harapan kalau tetap bergabung dengan Patrin. Ketua Patrinnya pun tidak ada kerja sama dan tidak bikin nyaman atletnya,” ucapnya.

Dalam pertemuan tersebut, hadir beberapa perwakilan dari NPCI Jawa Barat, termasuk Sekum dan beberapa anggota lainnya, serta pihak Dispora yang diwakili oleh Pak Hendri Wiyoto. Turut hadir pula sejumlah orang tua dan perwakilan atlet.

Meskipun demikian, hasil pertemuan tetap dianggap belum menyentuh persoalan utama yang dihadapi para atlet Tunarungu.

“Pertemuan berjalan lancar, tapi hasilnya tidak memuaskan. Kami tetap akan berjuang bersama agar ada kejelasan untuk masa depan atlet-atlet Tunarungu,” kata Mamah Kaila.

Ia menegaskan, pemerintah baik pusat maupun daerah harus turun tangan secara adil menyelesaikan polemik antara dua lembaga yang kini membuat nasib atlet Tunarungu terkatung-katung.

“Kami mohon pemerintah adil dan berpihak kepada atlet. Kami yang paling dirugikan oleh konflik ini. Kami ingin terus berprestasi di tingkat nasional dan internasional, tapi kami butuh dukungan dan kepastian,” pungkasnya penuh harap.

Penulis : Jun@

Bagikan Artikel

TAG POPULER

SEPUTAR INDUSTRI

NASIONAL

POLITIK

Warga Perumahan Citra Kebun Mas (CKM) sambut dengan antusias kedatangan Calon wakil bupati Gina Fadila Swara dalam rangka sosialisasi visi-misi Acep-Gina.

KARAWANG || BERITAINDUSTRI.ONLINE - Kordinator Dapil VI Pemenangan Acep-Gina, Dedy Indra Setiawan mengungkapkan, hari ini pihaknya bersama teh gina berkampanye di perumahan Citra...

Tim Kuasa Hukum Acep -Gina soroti Baliho Petahana yang Masih Terpasang di Kantor Pemerintahan Agar di Turun kan !!

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | Menanggapi masih banyaknya baliho bergambar calon Bupati Karawang yang masih terpasang di setiap kantor pemerintahan dan bilboard di sorot Ketua Tim...

Semakin Terdepan, Acep-Gina di Rekomendasi Partai Gerindra Maju Pilkada 2024 Karawang

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | Setelah mendapatkan restu dari Partai Demokrat, Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karawang, Acep Jamhuri dan Gina Fadila Swara kembali...

UTAK ATIK Pilkada Karawang bersama Teh Celli dan Pesan Mendalam Untuk Pemimpin Selanjutnya

KARAWANG | BERITAINDUSTRI.ONLINE | bertajuk diskusi publik dengan tema UTAK ATIK Pilkada Karawang tahun 2024 yang akan di laksanakan serentak pada 27 November...

Top News

INDEKS

DAERAH

- Advertisement -spot_img

HUKUM & KRIMINAL

TRENDING

KETENAGAKERJAAN

Komunitas

Pemerintahan

BERITA LAINNYA