JAKARTA, BERITAINDUSTRI.ID Satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Kabinet Merah Putih mencatatkan capaian nyata di sektor pangan nasional. Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI sekaligus Ketua Umum Pemuda Tani Indonesia, G. Budisatrio Djiwandono, menegaskan bahwa langkah-langkah strategis pemerintah telah membawa hasil signifikan bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan petani Indonesia, Sabtu (25/10/25)
Dalam pernyataannya, Budisatrio mengapresiasi kebijakan pemerintah yang berorientasi pada kemandirian dan efisiensi sektor pertanian. Beberapa langkah penting yang dilakukan antara lain penyederhanaan 145 aturan pupuk, penurunan harga pupuk bersubsidi hingga 20%, serta modernisasi dan perluasan lahan tanam nasional.
“Dengan visi yang jelas, kebijakan yang tepat, dan keberpihakan pada petani, kedaulatan pangan bukan lagi sekadar slogan, melainkan kenyataan,” ujar Budisatrio.
Ia menambahkan, hasil nyata dari kebijakan tersebut dapat dilihat dari peningkatan produksi padi, cadangan beras pemerintah yang mencapai rekor tertinggi, serta kesejahteraan petani yang terus meningkat, ditandai dengan Nilai Tukar Petani (NTP) tertinggi sepanjang sejarah.
Capaian tersebut sejalan dengan Visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menempatkan swasembada pangan sebagai pilar utama ketahanan dan kemandirian nasional.
“Di tengah dunia yang menghadapi krisis pangan global, Indonesia justru tampil kuat. Kita berhasil mencatat surplus beras nasional, menjaga inflasi pangan tetap terkendali, dan memastikan petani menjadi subjek utama dalam pembangunan,” tambah Budisatrio.
Dengan capaian tersebut, Fraksi Partai Gerindra menilai bahwa arah kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo di bidang pangan telah berada pada jalur yang tepat, serta menunjukkan komitmen nyata terhadap kesejahteraan rakyat dan ketahanan nasional.
Sumber : Fraksi Gerindra
(Emed Tarmedi)

