KARAWANG, BERITAINDUSTRI.ID – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang, H. Endang Sodikin, S.Pd.I., SH., MH., dari Fraksi Partai Gerindra, melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2025 dengan menyambangi Kantor Desa Walahar, Kecamatan Klari, pada Jumat (31/10/2025).
Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan masukan langsung kepada wakil rakyat. Dalam kesempatan tersebut, berbagai isu strategis terkait kesejahteraan petugas kesehatan desa, peningkatan ekonomi lokal, serta percepatan program digitalisasi desa menjadi sorotan utama.
Salah satu perwakilan Kader Posyandu, Holifah, mengungkapkan keluhan mengenai rendahnya honor petugas Posyandu, yang dinilai belum sebanding dengan beban kerja dan tanggung jawab di lapangan. Ia juga menyoroti perlunya dukungan fasilitas digital, seperti bantuan handphone dan pulsa/kuota internet, karena kini laporan kegiatan Posyandu diwajibkan dilakukan secara daring melalui aplikasi seluler.
Sementara itu, perwakilan BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Walahar turut mengajukan permohonan pengadaan alat penunjang digitalisasi, guna mendukung program Desa Digital yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan transparansi pelayanan publik.
Dari sisi pembangunan, Sekretaris Desa (Sekdes) Walahar memaparkan tiga usulan strategis bagi kemajuan desa, yakni:
1. Pembentukan program “Walahar Kreatif” melalui inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) untuk meningkatkan keterampilan dan perekonomian warga lokal.
2. Implementasi Program Kampung Iklim (ProKlim) guna menciptakan lingkungan desa yang hijau, bersih, dan berkelanjutan.
3. Pengembangan program “Walahar Bersih” melalui sistem pengelolaan sampah yang terstruktur dan ramah lingkungan.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, H. Endang Sodikin menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat akan dibawa dan dibahas dalam rapat DPRD sebagai bahan pertimbangan kebijakan anggaran daerah.
“Aspirasi ini adalah mandat rakyat. Khusus untuk kenaikan honor kader dan penyediaan fasilitas digital, ini akan kami prioritaskan dalam pembahasan anggaran mendatang,” ujar HES.
Ia juga menambahkan bahwa upaya mendorong digitalisasi desa dan penanganan pengangguran akan menjadi fokus DPRD melalui fungsi budgeting dan pengawasan.
“Begitu pula dengan digitalisasi desa dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, kami akan kawal agar programnya benar-benar dirasakan langsung oleh warga,” tegasnya.
Kegiatan reses ini mencerminkan komitmen DPRD Karawang untuk terus menjembatani komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat, memastikan kebijakan yang dihasilkan mampu menyentuh kebutuhan riil di tingkat desa serta mendukung terwujudnya pembangunan Karawang yang inklusif, maju, dan berkeadilan.
(Emed Tarmedi)

