ACEH UTARA, BERITAINDUSTRI.ID – Pengurus Cabang (PC) Satuan Relawan Indonesia Raya (SATRIA) Aceh Utara menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir di Desa Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (21/12/2025).
SATRIA yang merupakan sayap kemanusiaan Partai Gerindra hadir langsung ke wilayah pelosok dengan akses terbatas guna memastikan bantuan kebutuhan dasar dapat diterima oleh masyarakat yang masih bertahan di posko pengungsian.
Ketua PC SATRIA Aceh Utara, Aswadi, bersama para relawan turun langsung ke lokasi untuk memastikan distribusi bantuan berjalan tepat sasaran. Di Desa Leubok Pusaka, tercatat sebanyak 760 kepala keluarga atau lebih dari 3.000 jiwa terpaksa mengungsi dan mendirikan posko darurat karena kondisi belum memungkinkan untuk kembali ke rumah masing-masing.
“Asupan kebutuhan dasar masih menjadi kebutuhan utama warga di pengungsian. Kami berupaya hadir langsung agar bantuan dapat tersalurkan dengan baik, terutama di wilayah yang relatif jauh dari pusat kota,” ujar Aswadi.
Bantuan yang disalurkan berupa sembako, di antaranya beras, minyak goreng, mi instan, serta bahan pangan pokok lainnya. Kehadiran relawan SATRIA disambut hangat oleh masyarakat, khususnya kaum ibu yang berada di lokasi pengungsian.
Salah seorang warga penerima bantuan, Nurhayati (42), mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian dan bantuan yang diberikan. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami di pengungsian. Semoga keadaan segera membaik,” tuturnya.
Berdasarkan pembaruan data terbaru, hingga saat ini tercatat sebanyak 69.115 jiwa masih mengungsi dan tersebar di 218 titik pengungsian pada 25 kecamatan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa proses pemulihan pascabanjir masih membutuhkan waktu serta dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak.
Selain itu, korban banjir yang mengalami luka-luka tercatat sebanyak 2.137 orang. Kelompok rentan yang memerlukan perhatian khusus meliputi 1.324 ibu hamil, 8.847 bayi dan balita, 6.141 warga lanjut usia, serta 436 penyandang disabilitas.
Hasil pantauan tim relawan SATRIA Aceh Utara di lapangan juga menunjukkan bahwa kebutuhan warga pengungsian kini semakin spesifik seiring bertambahnya masa pengungsian. Untuk bayi dan balita, kebutuhan mendesak meliputi susu bayi, makanan bayi, dan popok. Sementara bagi keluarga, diperlukan tenda keluarga yang memadai, perlengkapan memasak, serta sarana ibadah agar warga tetap dapat menjalankan aktivitas keagamaan dengan layak di tengah keterbatasan.
“Kami melihat kebutuhan warga sudah bergeser, tidak hanya sembako. Saat ini yang sangat dibutuhkan adalah perlengkapan bayi, tenda keluarga, hingga sarana ibadah. Ini menjadi perhatian kami untuk penyaluran bantuan berikutnya,” tegas Aswadi.
PC SATRIA Aceh Utara menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, agar bantuan kemanusiaan dapat menjangkau seluruh wilayah terdampak secara merata dan berkelanjutan.
(Emed Tarmedi)

