KARAWANG, BERITAINDUSTRI.ID – Pemerintah Kabupaten Karawang kembali menunjukkan komitmennya terhadap efisiensi anggaran dan fokus pada substansi pelayanan publik. Hal ini terlihat dalam pelaksanaan pelantikan dan pengukuhan ratusan kepala sekolah SD dan SMP yang digelar tanpa tenda dan kursi, namun tetap berlangsung khidmat di SMPN 2 Telukjambe Timur, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E yang melantik dan mengukuhkan sebanyak 364 aparatur sipil negara (ASN). Rinciannya meliputi 323 Kepala Sekolah Dasar (SD), 30 Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta 11 pejabat fungsional di lingkungan pendidikan.
Pelantikan ini didasarkan pada Surat Keputusan (SK) Bupati Karawang Nomor: 800.1.3.3/kep.524-bkpsdm/2026 dan Nomor: 800.1.2.5/kep.377-bkpsdm/2026. Dalam keterangannya, Bupati menegaskan bahwa seluruh tahapan mutasi, rotasi, dan promosi jabatan telah dilakukan secara profesional, transparan, serta sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Tidak adanya fasilitas tenda dan kursi dalam pelaksanaan kegiatan menjadi simbol kesederhanaan sekaligus efisiensi anggaran. Meski demikian, suasana pelantikan tetap berlangsung tertib, khidmat, dan penuh tanggung jawab.
Bupati Aep menekankan bahwa esensi dari pelantikan bukan terletak pada kemewahan seremoni, melainkan pada amanah besar yang diemban oleh para kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
“Yang terpenting bukan seremoni, tetapi tanggung jawab yang diemban. Ini adalah amanah besar untuk memajukan pendidikan di Karawang,” tegasnya.
Dalam sambutannya, Bupati memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karawang yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pembangunan sektor pendidikan.
Ia mengibaratkan dunia pendidikan sebagai “kapal besar” yang mengangkut masa depan bangsa. Oleh karena itu, para kepala sekolah dituntut tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menjadi pemimpin yang visioner, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran.
“Yang kita kelola ini adalah sumber daya manusia masa depan. Pendidikan harus menjadi prioritas utama, karena dari sinilah arah kemajuan Karawang ditentukan,” ujarnya.
Bupati Aep juga menyoroti pentingnya pembangunan dan pemerataan infrastruktur pendidikan, khususnya di tingkat SD dan SMP. Pemerintah Kabupaten Karawang, lanjutnya, akan terus memperkuat sarana dan prasarana pendidikan guna menunjang proses belajar mengajar yang optimal.
Selain itu, implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai berjalan di sekolah-sekolah turut menjadi perhatian serius. Program ini dinilai sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan konsentrasi belajar siswa.
Namun demikian, Bupati mengingatkan agar seluruh pihak yang terlibat, baik sekolah maupun mitra pelaksana, menjalankan program sesuai standar yang telah ditetapkan.
“Saya tegaskan, semua harus bekerja sesuai aturan. Jika ada penyimpangan dalam program MBG, segera laporkan. Kita ingin program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh siswa,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Karawang juga memastikan bahwa program unggulan “Karawang Cerdas” akan terus berlanjut dan bahkan diperluas cakupannya. Program ini diarahkan untuk mendukung target wajib belajar 12 tahun bagi seluruh anak di Karawang.
Melalui kebijakan ini, diharapkan tidak ada lagi anak usia sekolah yang putus pendidikan, serta kualitas lulusan pendidikan di Karawang semakin meningkat dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Dalam kesempatan yang sama, turut dilaksanakan pelantikan empat orang PNS dan CPNS yang merupakan lulusan dari Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD. Hal ini menjadi bagian dari penguatan sumber daya manusia di sektor transportasi dan pelayanan publik di Karawang.
Menutup arahannya, Bupati Aep mengajak seluruh ASN, khususnya para kepala sekolah yang baru dilantik, untuk mengedepankan semangat kolaborasi dan kerja tim dalam menjalankan tugas.
Ia menekankan pentingnya meninggalkan pola kerja individualistis dan beralih pada sinergi antar elemen demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Mulai hari ini, mari kita bekerja bersama-sama. Bangun sinergi, jadilah bagian dari super team, bukan superman. Dengan kebersamaan, kita bisa mewujudkan Karawang yang maju,” pungkasnya.
Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam penyegaran organisasi sekaligus penguatan komitmen Pemerintah Kabupaten Karawang dalam meningkatkan kualitas pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
(Emed Tarmedi)

