spot_img
Selasa, Juli 21, 2026

Bupati Aep: Stabilitas Keamanan Menjadi Kunci Keberlanjutan Investasi di Karawang  

KARAWANG, BERITAINDUSTRI.ID  – Pemerintah Kabupaten Karawang bersama Kepolisian Daerah Jawa Barat dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kondusifitas Kawasan Industri sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta keberlangsungan iklim investasi di Kabupaten Karawang. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Tathya Dharaka Polres Karawang, Senin (13/7/2026).

Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. dan dihadiri Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E., jajaran Forkopimda Kabupaten Karawang, Kajari Karawang, Dandim 0604/Karawang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat, perwakilan APINDO, pimpinan kawasan industri, serta para pelaku usaha dan perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Karawang.

Kegiatan ini menjadi forum penting untuk menyamakan persepsi sekaligus merumuskan langkah-langkah konkret dalam menjaga stabilitas keamanan kawasan industri. Kondusifitas wilayah dinilai sebagai faktor utama dalam menjaga kepercayaan investor, mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menyampaikan bahwa Karawang merupakan daerah yang memiliki posisi sangat strategis dalam pembangunan nasional. Kabupaten Karawang tidak hanya dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional, tetapi juga menjadi pusat pertumbuhan industri manufaktur terbesar di Indonesia.

Menurutnya, kedua sektor tersebut harus berjalan beriringan dan saling memperkuat. Pemerintah Kabupaten Karawang memiliki komitmen untuk menjaga keseimbangan antara ketahanan pangan dan pertumbuhan industri sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Karawang memiliki dua potensi yang sangat besar. Di satu sisi kita memiliki sekitar 87 ribu hektare lahan sawah yang mampu memproduksi sekitar 1,4 juta ton gabah setiap tahun sehingga menjadi salah satu penyangga ketahanan pangan nasional. Di sisi lain, Karawang juga memiliki sembilan kawasan industri besar yang menjadi penggerak ekonomi nasional dan menyerap ratusan ribu tenaga kerja,” ujar Bupati Aep.

Baca Juga  Bupati Aep Hadirkan Pendidikan Lebih Terjangkau, LKS Gratis Mulai Dibagikan Tahun Ini  

Ia menegaskan bahwa keberadaan kawasan industri telah memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Karawang. Oleh karena itu, seluruh pihak memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar aktivitas investasi dapat berjalan dengan baik.

“Karawang tidak bisa dipisahkan dari sektor industri. Melalui rapat koordinasi ini kami berharap lahir langkah-langkah yang lebih konkret dalam menjaga iklim investasi. Kami memohon arahan dari Bapak Kapolda Jawa Barat agar seluruh pemangku kepentingan memiliki kesamaan langkah sehingga investasi di Karawang semakin aman, nyaman, dan terus berkembang,” katanya.

Bupati Aep juga menyoroti pentingnya tata kelola ketenagakerjaan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik-praktik yang merugikan masyarakat maupun dunia usaha. Pemerintah Kabupaten Karawang, kata dia, telah menghadirkan sistem pelayanan informasi lowongan kerja secara daring dan gratis sebagai bentuk komitmen memberikan akses yang adil kepada masyarakat pencari kerja.

“Pemerintah daerah telah menyediakan website informasi lowongan kerja secara gratis. Kami ingin proses rekrutmen berjalan secara terbuka dan transparan. Sistemnya sudah kami bangun dengan baik, namun kami menyadari masih ada oknum, baik di tingkat perusahaan maupun di tingkat desa, yang mencoba memanfaatkan situasi. Hal seperti inilah yang harus kita cegah bersama,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang bersama APINDO, aparat penegak hukum, serta seluruh unsur Forkopimda berkomitmen penuh mendukung implementasi program ‘Jaga Rawat – Jaga Jawa Barat’ sebagai gerakan bersama dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, aman, dan berkeadilan.

Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto menegaskan bahwa pembangunan ekonomi daerah tidak dapat dilepaskan dari terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Menurutnya, investasi harus dijaga karena memberikan dampak yang luas terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan daerah, hingga pertumbuhan ekonomi nasional.

Kapolda menjelaskan bahwa program “Jaga Rawat – Jaga Jawa Barat” merupakan pendekatan kolaboratif yang mengedepankan empat prinsip utama, yaitu Adaptif, Responsif, Kolaboratif, dan Solutif. Keempat prinsip tersebut menjadi landasan dalam membangun sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, pelaku usaha, serta seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga  P3-TGAI 2026 Perkuat Jaringan Irigasi Desa Telukbuyung, Petani Beri Apresiasi kepada BBWS Citarum  

“Di tengah tantangan ekonomi global, investasi harus menjadi roda penggerak ekonomi yang mampu memberikan multiplier effect bagi masyarakat, negara, dan lingkungan. Karena itu investasi yang telah diperjuangkan bersama jangan sampai terganggu oleh berbagai persoalan yang sebenarnya dapat diselesaikan melalui komunikasi dan kolaborasi,” ujar Kapolda.

Ia menambahkan bahwa seluruh pemangku kepentingan harus memiliki komitmen yang sama dalam menjaga keamanan kawasan industri sehingga tidak ada ruang bagi tindakan yang dapat mengganggu stabilitas investasi.

“Melalui forum ini kita menyatukan konsep dan langkah nyata dalam menjaga kondusifitas Karawang. Kita harus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus memastikan iklim investasi tetap berjalan secara adaptif, responsif, kolaboratif, dan solutif,” tegasnya.

Rapat koordinasi tersebut juga menjadi wadah dialog antara pemerintah, aparat keamanan, asosiasi pengusaha, dan para pelaku industri untuk membahas berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan, mulai dari aspek keamanan, ketenagakerjaan, lingkungan hidup, hingga upaya memperkuat koordinasi dalam penyelesaian berbagai persoalan secara cepat dan tepat.

Melalui rakor ini diharapkan tercipta komitmen bersama dalam membangun ekosistem industri yang aman, tertib, harmonis, dan berkelanjutan. Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Karawang, Polda Jawa Barat, TNI, Kejaksaan, APINDO, serta seluruh pelaku usaha diyakini akan semakin memperkuat daya saing Kabupaten Karawang sebagai salah satu pusat investasi terbesar di Indonesia.

Dengan terjaganya stabilitas keamanan dan kepastian berusaha, Kabupaten Karawang diharapkan mampu terus menarik investasi baru, memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat, meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, serta mendukung visi pembangunan nasional menuju Indonesia yang maju, mandiri, dan sejahtera.

(Emed Tarmedi)

Artkel Lainnya

Kurangi Beban Biaya Sekolah, Pemuda Tani Karawang Puji Langkah Bupati Aep Gratiskan LKS  

KARAWANG, BERITAINDUSTRI.ID – Ketua DPC Pemuda Tani Indonesia Kabupaten...

Sekda Karawang Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Berkoperasi dalam Gebyar Harkopnas 2026  

KARAWANG, BERITAINDUSTRI.ID – Antusiasme masyarakat Kabupaten Karawang dalam memperingati...

Bupati Aep Apresiasi Antusiasme Warga, Transaksi Harkopnas Karawang Tembus Rp1,1 Miliar  

KARAWANG, BERITAINDUSTRI.ID – Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79...

Borong Produk UMKM dan Koperasi, Bupati Aep Tegaskan Komitmen Majukan Ekonomi Kerakyatan

KARAWANG, BERITAINDUSTRI.ID – Pemerintah Kabupaten Karawang resmi membuka Pameran...

Pameran Koperasi dan Bazar UMKM Karawang Resmi Dibuka, Bupati Aep: Koperasi dan UMKM Penggerak Utama Ekonomi Kerakyatan

KARAWANG, BERITAINDUSTRI.ID – Pemerintah Kabupaten Karawang resmi membuka Pameran...

Karawang Perkuat Tata Kelola Anggaran, KPK Tekankan Pencegahan Korupsi Sejak Perencanaan  

JAKARTA, BERITAINDUSTRI.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong Pemerintah...

Top News

Populer

Kurangi Beban Biaya Sekolah, Pemuda Tani Karawang Puji Langkah Bupati Aep Gratiskan LKS  

KARAWANG, BERITAINDUSTRI.ID – Ketua DPC Pemuda Tani Indonesia Kabupaten...

Sekda Karawang Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Berkoperasi dalam Gebyar Harkopnas 2026  

KARAWANG, BERITAINDUSTRI.ID – Antusiasme masyarakat Kabupaten Karawang dalam memperingati...

Bupati Aep Apresiasi Antusiasme Warga, Transaksi Harkopnas Karawang Tembus Rp1,1 Miliar  

KARAWANG, BERITAINDUSTRI.ID – Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79...

Borong Produk UMKM dan Koperasi, Bupati Aep Tegaskan Komitmen Majukan Ekonomi Kerakyatan

KARAWANG, BERITAINDUSTRI.ID – Pemerintah Kabupaten Karawang resmi membuka Pameran...

Pameran Koperasi dan Bazar UMKM Karawang Resmi Dibuka, Bupati Aep: Koperasi dan UMKM Penggerak Utama Ekonomi Kerakyatan

KARAWANG, BERITAINDUSTRI.ID – Pemerintah Kabupaten Karawang resmi membuka Pameran...
- Advertisement -spot_img

Trending

Kurangi Beban Biaya Sekolah, Pemuda Tani Karawang Puji Langkah Bupati Aep Gratiskan LKS  

KARAWANG, BERITAINDUSTRI.ID – Ketua DPC Pemuda Tani Indonesia Kabupaten...

Sekda Karawang Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Berkoperasi dalam Gebyar Harkopnas 2026  

KARAWANG, BERITAINDUSTRI.ID – Antusiasme masyarakat Kabupaten Karawang dalam memperingati...

Bupati Aep Apresiasi Antusiasme Warga, Transaksi Harkopnas Karawang Tembus Rp1,1 Miliar  

KARAWANG, BERITAINDUSTRI.ID – Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79...

Borong Produk UMKM dan Koperasi, Bupati Aep Tegaskan Komitmen Majukan Ekonomi Kerakyatan

KARAWANG, BERITAINDUSTRI.ID – Pemerintah Kabupaten Karawang resmi membuka Pameran...

Pameran Koperasi dan Bazar UMKM Karawang Resmi Dibuka, Bupati Aep: Koperasi dan UMKM Penggerak Utama Ekonomi Kerakyatan

KARAWANG, BERITAINDUSTRI.ID – Pemerintah Kabupaten Karawang resmi membuka Pameran...

Karawang Perkuat Tata Kelola Anggaran, KPK Tekankan Pencegahan Korupsi Sejak Perencanaan  

JAKARTA, BERITAINDUSTRI.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong Pemerintah...