JAKARTA – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi ruang penting untuk memperkuat semangat bersama dalam membangun kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan.
Hal tersebut turut menjadi perhatian Asosiasi Kreator Konten Jawa Barat (AKKSI Jabar). Organisasi yang menaungi para kreator konten di Jawa Barat itu mendorong para pelaku industri kreatif digital untuk mengambil peran dalam menyampaikan pesan-pesan positif mengenai pentingnya pendidikan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Ketua AKKSI Jabar, Abizar Machmud, menilai perkembangan teknologi digital dan media sosial telah membuka ruang yang sangat luas bagi para kreator untuk ikut mengawal berbagai agenda pembangunan nasional.
Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu isu strategis yang perlu terus disuarakan melalui berbagai platform digital dengan pendekatan yang kreatif, komunikatif, dan mudah dipahami masyarakat.
“Kreator konten memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan pendidikan kepada masyarakat, terutama generasi muda. Dengan kekuatan media digital, informasi mengenai berbagai program pendidikan dapat dikemas secara kreatif sehingga lebih dekat dan mudah dipahami,” ujar Abizar Machmud.
Abizar mengatakan, semangat kemerdekaan tidak hanya dimaknai melalui seremoni peringatan, tetapi juga harus diterjemahkan dalam berbagai gerakan nyata untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
Salah satunya melalui dukungan terhadap pemerataan akses dan kualitas pendidikan, termasuk keberadaan program Sekolah Rakyat yang ditujukan untuk memperluas kesempatan memperoleh pendidikan bagi masyarakat.
Menurut Abizar, keberhasilan program pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, masyarakat, komunitas, dunia usaha, hingga ekosistem kreator digital.
“Kita membutuhkan kolaborasi. Pemerintah memiliki program dan kebijakan, institusi pendidikan memiliki peran dalam pelaksanaan, masyarakat menjadi bagian penting dari penerima manfaat, sementara kreator dapat membantu menyampaikan informasi tersebut kepada publik secara lebih luas,” katanya.
Ia menambahkan, para kreator konten memiliki keunggulan dalam membangun komunikasi dengan generasi muda. Bahasa yang sederhana, visual yang menarik, serta distribusi informasi melalui berbagai platform digital dinilai dapat membuat pesan pendidikan lebih mudah diterima.
Karena itu, AKKSI Jabar mendorong kreator di Jawa Barat agar tidak hanya mengejar aspek hiburan dan popularitas, tetapi juga menghadirkan konten yang memberikan manfaat sosial.
Abizar berharap momentum HUT ke-81 RI dapat menjadi titik penguatan bagi ekosistem kreator Jawa Barat untuk menghasilkan lebih banyak karya yang edukatif, inspiratif, dan membangun optimisme generasi muda.
“Semangat kemerdekaan harus diterjemahkan menjadi semangat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Kreator konten dapat menjadi bagian dari gerakan tersebut dengan menghadirkan konten yang positif, informatif, dan membangun,” tegasnya.
Ia meyakini, ketika kekuatan teknologi digital dipadukan dengan semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap pendidikan, maka ruang digital dapat menjadi salah satu sarana strategis untuk membangun kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Asosiasi Kreator Konten Jawa Barat (AKKSI Jabar) merupakan ruang kolaborasi bagi para kreator konten di Jawa Barat. Kehadiran organisasi ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas kreator, membangun jejaring kolaborasi, serta mendorong pertumbuhan ekosistem kreatif digital yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Melalui kolaborasi dan karya-karya kreatif, AKKSI Jabar mendorong para kreator agar dapat menjadi bagian dari perkembangan komunikasi publik di era digital, termasuk dalam menyampaikan pesan-pesan edukasi dan pembangunan nasional.
(Emed Tarmedi)





