KARAWANG – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh mengukuhkan Tim Penggerak Literasi Daerah Kabupaten Karawang sekaligus membuka Workshop Peningkatan Kompetensi Literasi Sains dan Numerasi bagi guru Matematika, Fisika, IPA, dan IPAS se-Kabupaten Karawang.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Husni Hamid, Kamis (27/8/2026), sebagai bagian dari rangkaian upaya Pemerintah Kabupaten Karawang dalam memperkuat budaya literasi sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga pendidik.
Pengukuhan Tim Penggerak Literasi Daerah menjadi salah satu langkah strategis untuk mendorong penguatan ekosistem literasi di Kabupaten Karawang. Tim tersebut diharapkan mampu menjadi penggerak kolaborasi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, guru, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas literasi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aep menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu fondasi penting dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, memecahkan persoalan, serta menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.
“Literasi bukan hanya membaca dan menulis. Literasi juga bagaimana kita mampu memahami, menganalisis, dan menggunakan informasi dengan baik. Begitu juga dengan numerasi, bagaimana kemampuan berhitung dan berpikir logis dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bupati Aep.
Ia menambahkan, guru memiliki peran penting dalam membangun kemampuan tersebut sejak dari lingkungan sekolah. Karena itu, peningkatan kompetensi guru harus menjadi perhatian bersama agar proses pembelajaran dapat terus menyesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan zaman.
Workshop literasi sains dan numerasi yang diikuti guru Matematika, Fisika, IPA, dan IPAS diharapkan dapat memperkuat kemampuan tenaga pendidik dalam menyusun pembelajaran yang lebih kontekstual, menarik, dan mendorong kemampuan berpikir kritis peserta didik.
“Guru harus terus meningkatkan kompetensinya. Saya berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti pada workshop saja, tetapi ilmu yang didapat bisa diterapkan dan ditularkan kepada guru-guru lainnya sehingga manfaatnya semakin luas,” katanya.
Bupati Aep juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam membangun budaya literasi di Kabupaten Karawang. Menurutnya, keberhasilan program literasi tidak dapat hanya dibebankan kepada sekolah atau pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan dari keluarga dan masyarakat.
Ia berharap Tim Penggerak Literasi Daerah yang telah dikukuhkan dapat menjalankan tugas dengan optimal dan menghadirkan berbagai inovasi yang mampu meningkatkan minat serta kemampuan literasi masyarakat Karawang.
“Semoga Tim Penggerak Literasi Daerah ini bisa menjadi motor penggerak untuk meningkatkan budaya literasi di Karawang. Kita ingin masyarakat kita semakin cerdas, memiliki kemampuan berpikir kritis, dan pada akhirnya mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” pungkasnya.
Melalui penguatan budaya literasi dan peningkatan kompetensi guru, Pemerintah Kabupaten Karawang berharap kualitas pendidikan semakin baik serta mampu melahirkan generasi yang unggul, adaptif, dan memiliki daya saing di tengah perkembangan zaman.
(Emed Tarmedi)





