KARAWANG, BERITAINDUSTRI.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Salah satu program yang tengah dipersiapkan adalah penyediaan Lembar Kerja Siswa (LKS) gratis bagi seluruh peserta didik jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri di Kabupaten Karawang yang ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun 2027.
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., saat menghadiri kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Prancis yang digelar di Lapangan Karangpawitan, Selasa malam (14/7/2026). Di sela kegiatan yang dihadiri ribuan masyarakat tersebut, Bupati Aep menegaskan bahwa sektor pendidikan kini menjadi prioritas utama pembangunan daerah.
Menurutnya, setelah berbagai program di bidang kesehatan berjalan dengan baik dan terus mengalami peningkatan, pemerintah daerah kini akan lebih memfokuskan kebijakan pada pembangunan pendidikan. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas generasi muda Karawang agar mampu bersaing di masa depan.
“Sekarang kesehatan alhamdulillah sudah selesai lah ya, tinggal saya fokus pendidikan. Pembangunan pendidikan juga sedang berjalan,” ujar Bupati Aep.
Ia menjelaskan, salah satu kebutuhan yang hampir selalu menjadi beban bagi orang tua setiap memasuki tahun ajaran baru adalah pengadaan Lembar Kerja Siswa (LKS). Meski nilainya tidak terlalu besar, biaya pembelian LKS menjadi pengeluaran tambahan yang harus disiapkan bersamaan dengan kebutuhan lain seperti seragam, perlengkapan sekolah, dan alat tulis.
Atas dasar itu, Pemerintah Kabupaten Karawang berinisiatif menghadirkan program LKS gratis sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat sekaligus untuk memastikan seluruh peserta didik memperoleh bahan ajar yang sama tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarganya.
“Program ini kami siapkan agar dapat membantu masyarakat. Kami ingin orang tua tidak lagi terbebani dengan biaya pembelian LKS sehingga anak-anak bisa belajar dengan lebih baik,” katanya.
Meski demikian, Bupati Aep menegaskan bahwa pelaksanaan program tersebut harus dipersiapkan secara matang. Saat ini pemerintah daerah masih menyusun mekanisme pelaksanaan, menentukan sasaran penerima, menghitung kebutuhan anggaran, hingga menyiapkan regulasi pendukung agar program dapat berjalan secara efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Menurutnya, setiap kebijakan yang menggunakan anggaran daerah harus dirancang secara cermat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat tanpa mengganggu program pembangunan lainnya.
Selain membantu meringankan beban ekonomi keluarga, program LKS gratis juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di sekolah. Dengan tersedianya bahan pembelajaran sejak awal tahun ajaran, siswa dapat mengikuti kegiatan belajar secara lebih optimal, sementara guru memiliki keseragaman materi yang digunakan dalam proses pembelajaran.
Bupati Aep menilai investasi terbesar sebuah daerah bukan hanya pembangunan infrastruktur, tetapi juga pembangunan kualitas manusianya. Karena itu, peningkatan mutu pendidikan akan terus menjadi perhatian pemerintah daerah melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan peserta didik.
Selain pembangunan ruang kelas, rehabilitasi gedung sekolah, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, serta peningkatan kompetensi tenaga pendidik, Pemkab Karawang juga akan menghadirkan berbagai kebijakan yang memberikan kemudahan akses pendidikan bagi masyarakat.
Program LKS gratis menjadi salah satu bagian dari upaya tersebut. Pemerintah berharap tidak ada lagi anak usia sekolah yang terkendala dalam memperoleh bahan belajar karena faktor ekonomi. Dengan demikian, kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas dapat dirasakan secara lebih merata oleh seluruh siswa di Kabupaten Karawang.
Bupati Aep optimistis, apabila seluruh proses perencanaan berjalan sesuai target, program LKS gratis dapat mulai direalisasikan pada tahun depan. Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari sekolah, tenaga pendidik, orang tua, hingga masyarakat, untuk bersama-sama mendukung berbagai program peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Karawang.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Apa yang kita lakukan hari ini akan menentukan kualitas generasi Karawang di masa depan. Karena itu, pemerintah akan terus berupaya menghadirkan program-program yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Melalui program LKS gratis ini, Pemerintah Kabupaten Karawang berharap dapat menciptakan sistem pendidikan yang lebih inklusif, berkualitas, dan berkeadilan. Kebijakan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Bupati Aep Syaepuloh dalam membangun sumber daya manusia yang unggul sebagai fondasi utama menuju Karawang yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.
(Emed Tarmedi)




