KARAWANG, BERITAINDUSTRI.ID – Pemerintah Kabupaten Karawang menegaskan komitmennya dalam mendukung perlindungan kawasan pesisir melalui keikutsertaan dalam Kick Off Meeting Infrastruktur Pelindungan Pesisir Pantura Jawa Terpadu yang digelar di Ballroom Gedung Mina Bahari III, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Senin (4/5/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E yang didampingi Kepala Bapperida, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Karawang. Kehadiran tersebut menjadi wujud nyata kesiapan daerah dalam mendukung program strategis nasional yang berfokus pada perlindungan kawasan pesisir, khususnya di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa.
Rapat koordinasi tingkat nasional ini dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono yang menekankan bahwa kawasan Pantura Jawa memiliki posisi sangat strategis sebagai tulang punggung ekonomi nasional. Kawasan ini menjadi pusat aktivitas industri, perdagangan, logistik, hingga ketahanan pangan nasional.
Namun demikian, AHY juga mengingatkan bahwa wilayah Pantura menghadapi ancaman serius berupa penurunan muka tanah (land subsidence), abrasi pantai, serta dampak perubahan iklim yang berpotensi menyebabkan banjir rob semakin meluas. Jika tidak ditangani secara terintegrasi dan berkelanjutan, kondisi tersebut diproyeksikan akan memberikan dampak signifikan terhadap stabilitas ekonomi nasional, termasuk terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada tahun 2050.
“Kalau tidak kita mulai dari sekarang, dampaknya akan sangat besar, tidak hanya bagi masyarakat pesisir tetapi juga bagi perekonomian nasional. Oleh karena itu, kunci utamanya adalah kolaborasi lintas sektor dan lintas wilayah,” tegas AHY.
Ia juga menekankan pentingnya meninggalkan ego sektoral dalam pelaksanaan program strategis ini. Menurutnya, perlindungan kawasan pesisir harus dilakukan secara terpadu dengan mengedepankan komunikasi publik yang transparan, perencanaan yang matang, serta eksekusi awal yang tepat sasaran.
Lebih lanjut, AHY menjelaskan bahwa proyek Infrastruktur Pelindungan Pesisir Pantura Jawa Terpadu akan disinergikan dengan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Program ini merupakan bagian dari visi besar pembangunan nasional yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam rangka memperkuat sektor kelautan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Integrasi tersebut mencakup pengembangan kawasan pesisir yang tidak hanya berorientasi pada perlindungan fisik melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi masyarakat nelayan, peningkatan kualitas permukiman, serta penguatan ekosistem pesisir yang berkelanjutan.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang siap berperan aktif dalam mendukung implementasi program tersebut. Ia menilai, wilayah pesisir Karawang memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya melalui sektor pertanian dan perikanan, sehingga perlu mendapatkan perhatian serius dalam upaya perlindungan dan penataan kawasan.
“Karawang memiliki garis pantai yang cukup panjang dengan aktivitas ekonomi masyarakat yang sangat bergantung pada sektor pesisir. Oleh karena itu, kami menyambut baik program ini dan siap berkolaborasi dengan pemerintah pusat maupun daerah lain untuk memastikan kawasan pesisir tetap aman, produktif, dan berkelanjutan,” ujar Bupati Aep.
Ia juga menambahkan bahwa Pemkab Karawang akan melakukan langkah-langkah konkret, seperti penguatan perencanaan tata ruang pesisir, peningkatan infrastruktur pengendali banjir dan abrasi, serta pemberdayaan masyarakat pesisir melalui berbagai program ekonomi produktif.
Selain itu, sinergi lintas perangkat daerah juga akan diperkuat untuk memastikan implementasi program berjalan optimal. Kolaborasi antara Bapperida, Dinas PUPR, Dinas Pertanian, serta instansi terkait lainnya menjadi kunci dalam mendukung keberhasilan program tersebut di tingkat daerah.
Kick Off Meeting ini menjadi langkah awal dalam membangun kesamaan persepsi dan komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan perubahan lingkungan di kawasan pesisir. Diharapkan, melalui kolaborasi yang kuat dan terintegrasi, upaya perlindungan kawasan Pantura Jawa dapat berjalan efektif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan keterlibatan aktif Pemkab Karawang, diharapkan kawasan pesisir di wilayah ini dapat terus terjaga, tidak hanya sebagai benteng pertahanan terhadap dampak perubahan iklim, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi daerah yang berkelanjutan.
(Emed Tarmedi)

